Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Jack Ma
(Foto: Forbes Asia)

Mundur dari Alibaba, Jack Ma akan Fokus pada Urusan Pendidikan



Berita Baru, Internasional – Jack Ma, seorang miliuner e-commerce asal China, mengumumkan secara resmi pengunduran dirinya sebagai direktur utama Alibaba pada Selasa (10/09). Dia merayakan pensiun dengan mengadakan pesta besar di stadiom Olimpic-size kota Huangzhou, tempat lahir perusahaannya, Alibaba.

Setelah dua dekade membangun Alibaba, sekarang nilai bisnisnya mencapai $ 460 milyar, Ma sekarang menghabiskan waktunya untuk kegiatan filantropi. Ia memulai Jack Ma Foundation pada tahun 2014, dan menyebut Bill and Melinda Gates Foundation sebagai inspirasi atas usaha-usaha kedermawanan.

Ducan Clark, penulis buku Alibaba: The House That Jack Ma Built mengatakan kepada CNN “jack telah memberikan sinyal bahwa pada suatu hari ia akan tertarik dalam filantropi, lingkungan, pemberdayaan perempuan, pendidikan dan pembangunan”.

Pada suatu acara yang diselenggarakan Alibaba, Jack Ma mengemukakan bahwa sebelum berusia 70 ia akan melakukan sesuatu di bidang lain, semisal pendidikan.

Seorang anggota partai menyampaikan, Ma adalah pengusaha paling terkenal di China dan (dengan harta mencapai $40 milyar) orang terkaya seluruh negeri. Namun ia juga mantan guru bahasa Inggris, dan sering mengatakan ketertarikannya pada pendidikan.

Tanggal yang Ma pilih untuk mundur secara formal, 10 September, adalah hari Guru di Cina, “Itulah pesan yang disampaikan” kata Clark. Hari itu berbarengan dengan ulang tahun ke 55 Ma.

“Guru selalu ingin para muridnya melampaui dirinya, sesuatu yang penuh dengan tanggung jawab … untuk saya dan perusahaan melakukan itu membuat lebih muda, orang-orang yang lebih bertalenta mengambilalih peran kepemimpinan,” kata Ma akhir Agustus.

Tahun lalu, Ma berbicara mengenai tantangan masa depan pendidikan kepada World Economic Forum, mengingatkan bahwa “jika kita tidak mengubah cara kita mengajar, 30 tahun mendatang akan menjadi masalah.”

“Sekarang pendidikan yang berbasis pendekatan pengajaran akan ‘menggagalkan anak kita’ yang tidak akan mampu bersaing dengan mesin,” ujar Ma. “Anak-anak harus diajari soft skill seperti berfikir mandiri, nilai dan kerja sama,” imbuhnya.

Yayasan Ma menjanjikan dana $ 45 juta dalam jangka waktu sepuluh tahun untuk membantu menemukan dan mengembangkan masa depan pengajaran bakat di pedesaan Cina. Sejalan dengan Clark, Ma juga akan membawa pengajaran keluar Cina, negara berkembang lain.

Pengusaha teknologi terkenal itu telah “menyebarkan pandangan dan pengalaman dalam berbisnis di tempat seperti Afrika,” ucap Cark, dimana ia telah menyediakan dana sebesar $ 10 juta sebagai bantuan kewirausahaan. Ma juga membuat inisiatif untuk perlindungan kehidupan liar dan mengembangkan hubungan yang baik dengan pemimpin Afrika seperti Paul Kagame di Rwanda.

Sumber: CNN
Penulis: Sherisse Pham