Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Menteri Teten Klaim Tingkat Kepercayaan UMKM ke Pemerintah Naik Tajam
UMKM Indonesia Menuju Pasar Global. Dari kiri ke kanan, Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki, Menteri Investasi RI / Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Arsjad Rasjid dan Direktur Shopee Indonesia Handhika Jahja, saat dialog KADIN dan Shopee Indonesia “UMKM Indonesia Menuju Pasar Global”, di Jakarta, Senin, 14 Juni 2021. Diskusi membahas peran, peluang investasi, serta kondisi perdagangan yang berpengaruh pada perkembangan pelaku UMKM di Indonesia. BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Menteri Teten Klaim Tingkat Kepercayaan UMKM ke Pemerintah Naik Tajam



Berita Baru, Jakarta – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengklaim, bahwa tingkat kepercayaan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kepada pemerintah mengalami kenaikan dalam menangani pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Teten dalam Webinar Dialog Kadin dan Shopee Indonesia – UMKM Indonesia Menuju Pasar Global, Senin, 14 Juni 2021.

Oleh karena itu, Teten pun sangat gembira melihat kenaikan indeks kepercayaan ini. Menurutnya, kenaikan kepercayaan ini menjadi dasar optimisme untuk menjalankan kegiatan berusaha meskipun pandemi belum berakhir.

“Yang menggembirakan tingkat kepercayaan UMKM terhadap pemerintah itu meningkat cukup tajam. Artinya apa? Tingkat kepercayaan pelaku UMKM bahwa pemerintah bisa mengatasi Covid-19 ini baik, sehingga mereka bisa berusaha,” kata Teten dikutip kanal YouTube Netmediatama. 

Teten pun menjelaskan, faktor peningkatan indeks kepercayaan para pelaku UMKM tersebut tak lepas dari sejumlah program stimulus yang telah digelontorkan oleh pemerintah sejak awal pandemi Covid-19 melanda Indonesia. 

Teten menyebutkan, hal ini ditandai dengan besarnya alokasi anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2020 bagi sektor UMKM yang mencapai Rp 123,46 triliun atau 20 persen dari total anggaran PEN.

“(Penyaluran) PEN ini mulai dari program restrukturisasi pinjaman, subsidi bunga, subsidi listrik, sampai ke hibah modal kejra untuk usaha mikro,” ujar Teten.

Oleh sebab itu, pemerintah kembali meningkatkan alokasi anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 bagi sektor UMKM mencapai 27 persen. Angka tersebut setara Rp 191,13 triliun.