Berita

 Network

 Partner

Megabintang PSG Heran, Mengapa Pjanic Tidak Disukai Koeman
Foto: Tuttosport

Megabintang PSG Heran, Mengapa Pjanic Tidak Disukai Koeman

Berita Baru, Sepakbola – Salah satu gelandang Barca yang kini sedang menjalani masa peminjaman di Besiktas, Miralem Pjanic, masih enggan berhenti untuk mengkritisi pelatih Ronald Koeman. Dia berkata bahwa pelatih Los Cules itu mengucilkannya menerima respons negatif dari pemain lain.

Eks kapten sekaligus bintang Barcelona, Lionel Messi, merupakan satu dari sekian orang yang turut mempertanyakan pelatih asal Belanda. Penyerang Argentina itu disebut tidak paham mengapa Pjanic jarang mendapat menit bermain di Camp Nou.

Beruntung Pjanic memulai segalanya dari awal usai menerima pinangan raksasa dari Turki, Besiktas. Oleh kesebelasan berjuluk Si Elang Hitam itu, sang playmaker Bosnia-Herzegovina merasa diinginkan dan dihargai.

Berita Terkait :  Pandemi Covid-19 Mulai Mereda, Miralem Pjanic Terbang ke Italia

Bahlan, Pjanic sudah mendapat debut saat Besiktas menjamu Yeni Malatyaspor pada pekan keempat Liga Super Turki yang jatuh di Minggu (12/9) ini. Kemenangan 3-0 berhasil diraih tim tuan rumah hingga puncak klasemen sementara pun bisa dikuasai.

“Besiktas menunjukkan minat besar saat memintaku datang di hari terakhir bursa transfer. Aku tidak sanggup bertahan di Barcelona jika ada Koeman,”  kata Pjanic yang hanya hanya mengemas 30 penampilan di Catalonia tanpa gol maupun assist pada Tuttosport, Minggu (12/9).

“Jika memaksa bertahan maka aku akan melewatkan satu musim penuh kesia-siaan lagi. Aku jelas tidak mau mengulangi kesalahan yang sama,”

“Sikap Koeman padaku tidak dipahami oleh orang-orang, Bahkan Leo Messi sekalipun. Musim lalu ia bertanya berkali-kali padaku apakah aku ada masalah dengan Koeman sampai disisihkan namun aku juga tidak tahu,” tambah gelandang 31 tahun tersebut.

Berita Terkait :  Real Madrid Ungguli Barcelona Sebagai Juara Terbanyak Liga Spanyol

Sementara itu, Ronald Koeman sendiri sudah sempat melontarkan pembelaan terhadap tuduhan perlakuan tidak adil pada Pjanic. Entrenador berpaspor Belanda itu berkilah dengan alasan, bahwa sang pemain tidak cukup bagus untuk dipasang rutin dalam starting XI Barcelona.

“Gaya main Barcelona yang sekarang baik di situasi dengan atau tanpa bola tidak cocok untuknya. Masih ada pemain yang lebih pas,” beber Koeman pada Mundo Deportivo.

“Aku mengharapkan yang terbaik untuknya (di Besiktas). Kami sudah berusaha mencarikan solusi namun ia tetap kalah kualitas pada akhirnya,” pungkas eks bos Everton dan Southampton itu