Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Berita Baru, Mahathir Mohamad
(Foto: Riau Mandiri)

Mahathir Menilai Pimpinan Partai Pribumi Bersatu Ingkar Janji



Berita Baru, Internasional — Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad menilai bahwa para pemimpin Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu) ingkar dari janji pemilihan mereka untuk melawan kleptokrasi.

Mahathir mengatakan, mereka berpaling dan bergabung dengan partai-partai yang kalah dalam pemilihan umum terakhir dalam rangka menjatuhkan koalisi Pakatan Harapan (PH).

Pada sebuah postingan di blog, dan dilansir dari Channel News Asia pada Senin (1/6), Mahathir mengatakan, bahwa beberapa pemimpin dan anggota Bersatu bergabung dengan partai di masa lalu dikarenakan mereka menyembunyikan ambisi untuk menjatuhkan Perdana Menteri yang mencuri miliaran dana pemerintah.

“Tetapi ketika “Presiden Bersatu” berkomplot dengan pihak-pihak yang dikalahkan untuk menjatuhkan PH dan menjadi Perdana Menteri dengan dukungan dari para pemimpin yang mencuri, para pemimpin Bersatu lainnya menerimanya selama ada manfaat untuk dinikmati,” kata Mahathir, tanpa menyebutkan sebuah nama yang dimaksud.

“Apa yang terjadi dengan janji di masa lalu untuk melawan dan menjatuhkan pemimpin kleptokratis? Oh. Itu merupakan janji untuk mendapatkan dukungan pemilih. Sekarang bisa melupakannya,” imbuh Mahathir.

Pada pekan lalu, Mahathir sendiri sudah dikeluarkan dari partai yang dia bentuk pada 2016 silam, menyusul keputusan mereka untuk tidak duduk bersama pemerintah Perikatan Nasional (PN) yang baru dibentuk dan dipimpin langsung oleh Presiden Bersatu, Muhyiddin Yassin.

Sementara itu, di pekan yang sama, Muhyiddin mengatakan bahwa tindakan Mahathir dan empat anggota partai lainnya dinilai bertentangan dengan konstitusi partai, yang mengakibatkan penghentian keanggotaan mereka dengan efek langsung.

Akan tetapi. Mahathir, bagaimanapun, membantah legitimasi penghentian dan bersikeras bahwa dia masih resmi menjabat sebagai ketua partai.