LSN 2019 Siap Diselenggarakan

Bimtek LSN 2019 28 Region

Berita Baru, Jakarta – Sebagai wujud persiapan penyelenggaraan LSN 2019, RMI-NU hari ini mengadakan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Liga Santri Nusantara tahun 2019 di Lumire Hotel and Convention Center, Jakarta (11/10/2019). Pada kesempatan itu hadir 28 region yang menjadi pelaksana teknis dimasing-masing provinsi.

Menurut Gus Rozin, hal baru pada penyelenggaraan LSN 2019 adalah para panitia teknis region diminta untuk mencari secara mandiri pembiayaan liga.

“Kalau tahun sebelumnya kita panitia pusat masih mensubsidi panitia region-region, untuk tahun sekarang kita minta mereka mencari pembiayaan liga mandiri, baik dari sponsorship maupun bantuan-bantuan dari daerahnya,” ujar GuS Rozin.

Komitment untuk membiyai mandiri adalah komitment bersama sejak tahun 2018, ini sebagai usaha perlahan-lahan LSN tidak tergantung dari APBN dan mencoba bertranformasi menjadi liga professional.

“Bimtek 2018 saya sudah menyampaikan LSN 2019 kita siap untuk mandiri, perlahan kita kurangi bantuan APBN, kita harus lebih kreatif mencari sponsor, biar kedepannya LSN bisa menjadi liga professional,” imbuh Gus Rozin.

Berita Terkait :  Gus Rozin Apresisasi Peluncuran BWM Pesantren APIK Kendal

Dia juga mengingatkan lagi soal ruh dari LSN adalah untuk.mengembangkan skill sepak bola dari pesantren, maka dari itu mari kita jaga komitment ini, bukan kemenangan dan main cantik yang kita cari di LSN 2019, yang terpenting adalah proses untuk santri

“LSN adalah untuk.mengembangkan skill sepakbola dari pesantren, maka dari itu mari kita jaga komitment ini, bukan kemenangan dan main cantik yang kita cari di LSN 2019, yang terpenting adalah proses untuk santri biar kedepannya muncul bibit-bibit pesepakbola dari kalangan santri”, Ujar Gus Rozin.

Dalam penutupnya, Gus Rozin mengucapkan terimakash kepada semua region yang sudah komitment u tuk meningkatkan LSN lebih baik dan dia mengajak para hadirin membaca Alfatikhah sebagai doa awal untuk membuka LSN 2019.

“Saya terimakasih kepada setiap region, yang sudah komitment dengan kesepakatan-kesepakatan tahun kemarin, mengurangi ketergantunhan APBN denagna mencari sponsor, sampai nanti kita benar-benar mandiri dari APBN dan menjadikan LSN sebagai liga profesional. Dengan bacaan Alfatikhah, Mari kita mantapkan niat kita, untuk membuka LSN 2019,” tutup Gus Rozin.

Berita Terkait :  Champions League: Berkaca dari Juventus, Liverpool Masih Punya Peluang

Liga Santri Nusantara (LSN) merupakan perhelatan sepakbola akbar yang digelar setiap tahun sejak 2015, awalnya LSN diselenggarakan oleh Kementrian Pemuda Dan Olahraga RI pada tahun 2015.

Baru mulai 2016 Kementerian Pemuda Dan Olahraga bekerjasama Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI-NU) dalam penyelenggaraan LSN.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan