Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

KKB Bakar Gedung Perpustakaan SMAN 1 Ilaga Saat Hari Kemerdekaan
KKB bakar perpustakaan di Ilaga (Foto: Istimewa)

KKB Bakar Gedung Perpustakaan SMAN 1 Ilaga Saat Hari Kemerdekaan



Berita Baru, Jakarta – Pada peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang terkait dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM) diduga melakukan pembakaran Gedung Perpustakaan SMAN 1 Ilaga, Puncak, Papua Tengah.

Aksi pembakaran tersebut terjadi pada Kamis (17/8/2023) kemarin dan dilaporkan dilakukan oleh KKB pimpinan Titus Murib.

“Aksi pembakaran gedung perpustakaan SMA N 1 Ilaga terjadi pada pukul 13.28 WIT oleh Kelompok KKB pimpinan Titus Murib,” ungkap Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Prabowo dikutip dari CNNIndonesia, Jumat (18/8/2023).

Ia juga menambahkan bahwa aparat gabungan TNI-Polri merespons cepat dengan mengirimkan tim dan kendaraan taktis ke lokasi.

“Kami telah mengerahkan personel dan sumber daya untuk mengatasi situasi ini dengan segera. Upaya penegakan hukum dan peningkatan keamanan akan terus kami lakukan untuk menjaga stabilitas wilayah,” kata Kapolres Puncak, AKBP Royce Harry Langie.

Benny Prabowo juga menegaskan bahwa meskipun aksi pembakaran gedung perpustakaan telah terjadi, aparat keamanan tetap berada dalam kesiagaan tinggi.

“Aparat Keamanan Gabungan TNI-Polri tetap dalam status Siaga 1 untuk mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan yang mungkin dilakukan oleh Kelompok KKB,” ungkapnya.

Situasi ini semakin menguatkan keprihatinan akan stabilitas keamanan di wilayah Papua Tengah. Dr. Maria Wenda, seorang aktivis hak asasi manusia Papua, mengomentari kejadian ini dengan mengatakan, “Tindakan seperti ini dapat menghambat proses perdamaian dan pembangunan di Papua. Kita harus bekerja sama untuk menyelesaikan permasalahan dengan dialog dan tindakan yang damai.”

KKB telah beberapa kali terlibat dalam tindakan kekerasan dan kerusuhan di wilayah Papua. Dengan adanya aksi pembakaran ini pada Hari Kemerdekaan Indonesia, kekhawatiran akan dampak yang lebih luas terhadap stabilitas dan perdamaian di wilayah tersebut semakin meningkat.