Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Tanjiro, Zenitsu dan Inosuke (sumber: cdn.bhdw)

Kimetsu no Yaiba: Jalan Panjang Tanjiro, Zenitsu dan Inosuke Menjadi Hashira

Berita Baru, Anime – Serial anime yang selalu ditunggu-tunggu setiap minggunya, Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba akan memasuki babak terakhir untuk Season 2. Pada episode 10 minggu lalu, pembasmi iblis Tanjiro, Izui Tengen, Zenitsu dan Inosuke telah berhasil memenggal iblis bulan tingkat enam Gyutaro dan Daki. Meski dengan sangat bersusah payah dan hampir kalah secara telak, akhirnya mereka menang juga.

Seluruh pembasmi iblis dibuat babak belur melawan Gyutaro dan Daki. Izui Tengen sang Hashira suara yang menjadi pemimpin dalam operasinya kali ini harus kehilangan beberapa anggota tubuhnya. Ia terkena racun sabut Gyutaro, lalu ia harus kehilangan tangan dan matanya. Begitupun dengan Inosuke dan Tanjiro yang tubuhnya telah terkena sabit beracun Gyutaro. Zenitsu pun kehabisan tenaga melawan Daki.

Dalam kondisi tubuh yang kehabisan tenaga dan keracunan, mereka masih harus menghadapi ledakan beracun Gyutaro dan Daki. Mereka telah memenangkan pertempuran, tapi mereka juga harus istirahat panjang setelah ini.

Dalam pertempurannya melawan Gyutaro dan Daki, Tanjiro Zenitsu dan Inosuke telah membuktikan kemampuanya dalam bertarung. Di episode awal di arc distrik hiburan telah dijelaskan bahwa Daki adalah salah satu iblis yang telah hidup lama dan telah berhasil membunuh tujuh hashira. Sementara Gyutaro, kakak Daki telah berhasil membunuhh lima belas hashira. Dengan demikian, kemampuan dua iblis bulan tingkat enam ini sangat kuat.

Biasanya, seorang hashira hanya memiliki peluang sedikit bahkan hanya sekitar satu persen untuk bisa selamat dari pertarungan dengan iblis bulan peringkat atas. Namun dalam pertempuran terakhir, Tanjiro, Inosuke dan Zenitsu memiliki kemampuan yang tidak jauh berbeda dengan Izui Tengen.

Kimetsu no Yaiba: Jalan Panjang Tanjiro, Zenitsu dan Inosuke Menjadi Hashira
Tanjiro dan Izui Tengen vs Gyutaro (sumber: i.ytimg)

Di dalam pasukan pembunuh iblis, Tanjiro, Zenitsu dan Inosuke hanyalah anak kemarin sore yang baru bergabung dan belum banyak membunuh iblis. Dengan kata lain, meski mereka memiliki potensi besar untuk menjadi seorang hashira, namun jalan mereka masih panjang.

Syarat untuk menjadi seorang hashira yakni harus membunuh 50 iblis atau anggota Dua Belas Kizuki atau iblis bulan untuk pembasmi iblis berperingkat Kinoe (peringkat tertinggi non-hashira). Syarat lainnya untuk menjadi hashira yakni menjadi Tsugoku atau magang bersama seorang hashira. Nantinya Hashira yang memutuskan apakah anak magangnya bisa menggantikannya menjadi hashira.

Jika Tanjiro telah memiliki peringkat Kinoe saat ia membunuh Enmu, iblis bulan peringkat bawah satu, maka ia telah pantas mendapat sebutan Hashira. Sayangnya, saat peristiwa itu terjadi di Arc Distrik Mugen bersama Kyojuro, mereka hanyalah berpangkat Kanoe. Levelnya masih jauh dari level Hashira, dan bahkan belum ada setengahnya. Keberhasilan mereka dalam memenggal kepala Gyutaro dan Daki pun, terjadi karena mendapatkan bantuan berkali-kali dari Izui Tengen.

Namun Izui Tengen sendiri mengatakan kepada Gyutaro bahwa ketiga pasukannya yakni Tanjiro, Zenitsu dan Inosuke adalah Tsugokunya yang brillian. Dengan demikian, ada kemungkinan bahwa ketiganya akan dikader untuk menjadi seorang hashira, langsung dibawah kendali Izui Tengen dan pasukan pembasmi iblis.