Berita

 Network

 Partner

Jokowi Sebut 14 Juta UMKM Telah Menggunakan Aplikasi Perdagangan Elektronik

Jokowi Sebut 14 Juta UMKM Telah Menggunakan Aplikasi Perdagangan Elektronik

Berita Baru, Jakarta – Presiden Joko Widodo menyebutkan bahwa salah satu prioritas yang diutamakan pemerintah adalah memperluas pasar bagi produk-produk dalam negeri.

Hal itu ia ungkapkan dalam salah satu bagian pada pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2021 di Jakarta, Senin (16/8) pagi.

“Perluasan akses pasar bagi produk-produk dalam negeri menjadi perhatian serius pemerintah. Program Bangga Buatan Indonesia terus kita gencarkan, sembari meningkatkan daya saing produk lokal dalam kompetisi global,” kata Jokowi.

Selain itu, pemerintah juga terus berupaya mendorong pengembangan ekosistem ekonomi digital untuk meningkatkan produktivitas masyarakat. Digitalisasi UMKM yang masuk ke aplikasi perdagangan elektronik dan lokapasar jumlahnya terus bertambah.

Berita Terkait :  11.669 Narapidana Beragama Kristen Terima Remisi Natal 2020, 195 Bebas

“Sampai Agustus tahun ini, sudah lebih dari 14 juta UMKM atau 22% dari total UMKM yang sudah bergabung dengan aplikasi perdagangan elektronik,” sebut Jokowi dalam pidatonya.

Menurutnya, partisipasi dalam ekonomi digital menjadi sangat penting, karena potensinya sangat besar dan dapat mempermudah pelaku UMKM untuk masuk ke rantai pasok global.

“Tahun 2020, nilai transaksi perdagangan digital Indonesia mencapai lebih dari Rp253 triliun. Nilai ini diperkirakan akan meningkat menjadi Rp330,7 triliun di tahun 2021,” ungkap Jokowi.