Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Jangan Percaya Hoax, Bupati Pamekasan: Saya di Vaksin 3 Kali Tambah Sehat

Jangan Percaya Hoax, Bupati Pamekasan: Saya di Vaksin 3 Kali Tambah Sehat



Berita Baru, Pamekasan – Bupati Pamekasan, Jawa Timur, Baddrut Tamam meminta masyarakat tidak percaya adanya kabar bohong tentang vaksinasi, karena tidak mungkin pemerintah membuang-buang anggaran untuk kegiatan yang tidak penting.

Dikatakan, vaksinasi itu bertujuan untuk memberikan kekebalan tubuh atau herd immunity kepada lapisan masyarakat di tengah pandemi covid-19. Masyarakat jangan sampai percaya terhadap informasi bohong yang beredar di tengah-tengah masyarakat tentang vaksinasi tersebut.

Menurut Mas Tamam, jika vaksinasi itu membahayakan terhadap kesehatan warganya maka kegiatan itu tidak mungkin dilakukan.

“Saya sudah tiga kali vaksin, alhamdulillah semakin sehat. Kalau ada isu setelah vaksin uang bisa nempel di sini (lengan, red) itu bohong. Kalau divaksin sekian tahun mati, bohong. Yang menentukan hidup mati itu Allah, tetapi kita sebagai manusia harus berikhtiar menjaga kesehatan itu,” katanya saat mengunjungi vaksinasi di Desa Tlonto Raja, Pasean, Minggu (6/2).

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam itu menjelaskan, pihaknya mempunyai tanggungjawab melindungi kesehatan masyarakat dengan cara vaksinasi tersebut agar terhindar dari wabah covid-19. Karena adanya vaksinasi itu secara otomatis masyarakat akan mempunyai kekuatan tubuh.

“Tugas pemerintah memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat. Caranya adalah dengan vaksinasi. Tetapi hoax dan fitnah beredar luar biasa, ” tandasnya.

Dia mengungkapkan, program vaksinasi yang dilaksanakan pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada rakyatnya justru digembosi oleh kabar bohong yang membuat ragu akan pentingnya vaksin. Padahal, vaksinasi itu sama halnya dengan program imunisasi yang sejak dulu telah dilaksanakan pemerintah.

“Dulu ada congke’an (imunisasi, red), imunisasi ini sama dengan vaksinasi, kenapa dulu tidak ada fitnah seperti sekarang, karena dulu tidak ada smartphone,” terangnya.

Acara vaksinasi itu merupakan kerja sama Pemkab Pamekasan dengan PC GP Ansor dan PR. Rato Ebuh dan merupakan serangkaian kegiatan vaksinasi berhadiah yang dilaksanakan pemerintah kabupaten bersama forkopimda dengan tema ‘Pamekasan Optimis Sukses Vaksinasi’.

Alumnus UMM tersebut menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat untuk suksesnya vaksinasi. Seperti GP Ansor dan PR. Rato Ebuh, termasuk masyarakat yang mau melakukan vaksinasi demi kesehatan bersama.

Orang nomor satu di kota batik itu hadir ke lokasi didampingi forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan. Diantaranya, Kepala Dinas Sosia (Dinsos), Moch. Tarsun, dan Kepala Dinas Kesehatan, dr. Saifudin.