Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

inayah wahid

Inayah Wahid Tanggapi ‘Ndasmu Etik’: Etika Menentukan Kemanusiaan



Berita Baru, Jakarta – Putri bungsu Gus Dur, Inayah Wahid, menyampaikan pandangan terkait momen kontroversial dalam debat capres-cawapres yang melibatkan Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Dalam acara Haul Gus Dur 2023 dengan tema ‘Menedalani Budaya Etika Demokrasi Gus Dur’, Inayah secara terang-terangan mengomentari kata ‘ndasmu etik’ yang diucapkan Prabowo dalam sebuah pidato.

“Inayah menyampaikan, bahwa Gus Dur selama berkuasa selalu berupaya membangun demokrasi bersamaan dengan etika. Kata Inayah, etika setara dengan kemanusiaan. Jika mengabaikan etika, maka mengabaikan kemanusiaan,” ungkapnya saat membaca narasinya.

Menurut Inayah, etika memegang peranan penting dalam membangun masyarakat yang beradab dan bermartabat. “Manusia memiliki harkat dan martabat karena kesadaran etiknya. Dan Sang Khalik telah mengamanatkan manusia sebagai makhluk paling paripurna,” tambahnya.

Dalam konteks ini, Inayah mengaitkan pesan Gus Dur dengan situasi politik saat ini menjelang pemilihan presiden. Ia mendorong masyarakat untuk memilih pemimpin yang menjunjung tinggi etika, karena bagi Inayah, etika merupakan pondasi dalam menjaga harkat dan martabat bangsa.

“Jadi kalau hari ini kalau ada calon penguasa, calon pemimpin, yang ditanya soal etik, soal etik, soal etik, lalu terus kemudian dia kesal terus menjawab dengan ‘ndasmu etik’. Maka kita tahu bagaimana ia meletakkan harkat dan martabat bangsanya. Karena etika adalah soal menjaga harkat dan martabat bangsa ini,” tegas Inayah.

Sebelumnya, Prabowo Subianto menjadi kontroversi setelah berkelakar dengan kata ‘ndasmu etik’ dalam sebuah pidato. Video tersebut menjadi viral di media sosial, memicu berbagai tanggapan dari masyarakat. Meskipun ada bantahan dari pihak partai pendukung, banyak pihak merasa bahwa pernyataan tersebut kurang pantas diucapkan oleh seorang calon presiden.