Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Hoax Info Kasdim Meninggal Usai Vaksinasi Sinovac, Kodim 0817 Gresik Beri Klarifikasi

Hoax Info Kasdim Meninggal Usai Vaksinasi Sinovac, Kodim 0817 Gresik Beri Klarifikasi



Berita Baru, Gresik – Beredarnya informasi bahwa Kasdim Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi meninggal dunia usai menjalani vaksinasi sinovac dipastikan Hoax. Hal itu disampaikan oleh Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, S. Sos. M.I. Pol saat konferensi pers bersama dengan Kapendam V Brawijaya Kolonel Arm Imam Haryadi di Aula Makodim 0817 Jalan A. Yani Kecamatan Kebomas, Gresik.

Didampingi Kapolres Gresik Arief Fitrianto, Kadinkes Gresik drg. Syaifuddin Ghozali, serta Kasdim 0817 Gresik Masyo Sugeng Riyadi, Dandim Letkol Inf Taufik Ismail menegaskan, pihaknya telah melakukan penelusuran pelaku penyebar informasi hoax ini dan melaporkan kepada kepada pangdam V Brawijaya, Danrem 084/BJ serta kepada Asintel Kasdam V Brawijaya.

“Kami akan segera menelusuri dan langkah pertama yang diambil adalah melaporkan kepada pangdam V Brawijaya, Danrem 084 Brawijaya serta kepada Asintel Kasdam V Brawijaya,” tuturnya.

Letkol Inf Taufik Ismail mengungkapkan, kejadian ini merupakan hal yang sangat Krusial dan sangat penting. Mengingat, Kasdim Gresik yang dikabarkan meninggal dunia baru saja melaksanakan vaksinasi Covid-19 sinovac di RSUD Ibnu Sina Gresik menggantikan Dandim 0817 Gresik.

“Persoalan ini sangat penting, karena berkaitan dengan baru saja melaksanakan vaksinasi Covid-19 sinovac di RSUD Ibnu Sina Gresik menggantikan Dandim 0817 Gresik, untuk itu kita klarifikasi bahwa kondisi Mayor Inf Sugeng Riyadi saat ini dalam keadaan sehat.” tegas Dandim.

Ditempat yang sama, Kapendam V Brawijaya Kolonel Arm Imam Harya menegaskan bahwa berita hoax ini merupakan pelanggaran yang terkesan ingin menggagalkan upaya pemerintah memutus penyebaran virus Covid-19 dengan memberikan vaksin sinovac.

Ia mengimbau agar masyarakat lebih bijak dalam menyikapi dengan segala berita dan informasi.

“Benar-berita yang beredar dapat dipastikan adalah Hoax dan yang meninggal adalah Danramil Kebomas Alm Mayor (Har) Kav Gatot Supriyono dikarenakan meninggal dunia akibat sakit jantung bukan ikut suntik vaksin, dan almarhum belum pernah melaksanakan suntik vaksin sinovac oleh karna itu kita semua harus lebih bijak dalam menyikapi dengan adanya berita-berita hoax. Berita boax ini adalah sebagai pelanggaran yang terkesan ingin menggagalkan upaya pemerintah memutus penyebaran virus Covid-19 dengan memberikan vaksin sinovac,” ungkap Kapendam.

Sementara itu, Kapolres Gresik, Arief Fitrianto menyampaikan, jajaran anggotanya dibentuk tim khusus guna penyelidikan pelaku pengunggah maupun penyebar informasi hoax itu.

“Kami telah membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan, kepada siapa yang mengunggah pertama dan tetap akan kami selidiki. Dan saya tegaskan dengan kejadian ini akan ada undang-undang ITE kepada yang melakukan dan yang menyebarkan berita Hoax. Dan apabila ada oknum yang membuat konten atau penyebar lebih baik segera melaporkan kepada pihak kepolisian (Polres Gresik) agar mempermudah kami dalam penyelidikan dan menyelesaikan permasalahan. Kami meminta doa kepada seluruh Masyarakat Gresik agar bisa segera permasalahan ini diselesaikan,” ucap Kapolres.

Disisi lain, Kasdim Gresik Kasdim Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi mengaku kaget saat beredarnya informasi bahwa dirinya meninggal dunia setelah mengikuti vaksinasi Covid-19 sinovac.

“Saya sendiri kaget mendengar informasi itu, bahkan setelah melaksanakan vaksin justru kondisi tubuh saya tetap sehat dan tidak merasakan adanya efek samping. Bahkan, saya merasakan lebih fit dan lebih sehat dari pada sebelumnya, terbukti tadi pagi saya masih bisa berolahraga bersama dengan seluruh Prajurit Kodim 0817 Gresik,” cetusnya.

Terkait tindak lanjut berita hoax yang mencantut nama dirinya, Kasdim Gresik Kasdim Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak Kepolisian.