Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Harga Tiket Final EURO 2020 Capai Rp 344 Juta
12 June 2019; EURO 2020 mascot Skillzy during the EURO 2020 Ambassador Robbie Keane’s visit to Children’s Health Ireland at Crumlin in Dublin. Photo by Harry Murphy/Sportsfile *** NO REPRODUCTION FEE ***

Harga Tiket Final EURO 2020 Capai Rp 344 Juta

Berita Baru, Sepakbola – Laga final EURO 2020 yang akan mempertemukan antara Italia vs Inggris disambut antusias oleh penonton. Alhasil, tiket duel yang penuh gengsi itu pun laku diburu dan membuat harganya melonjak tinggi di luar situs resmi.

Peminat tiket pada final EURO 2020 amat ramai diburu terutama dengan keberhasilan tuan rumah Inggris melaju ke partai puncak.

Meskipun tiketnya sudah terjual habis di situs resmi UEFA, tapi para penggemar tim Tiga Singa tidak kehabisan akal.

Mereka memutuskan mencari alternatif ke situs-situs penjualan lain, di mana mereka bisa menemukan orang-orang yang ingin menjual kembali tiket yang mereka beli. Hanya saja, harga tiketnya jauh dari kata murah.

Media Spanyol, Marca melaporkan, Jumat (9/7), harga termurah untuk tiket final yang dijual dari tangan kedua di situs-situs daring setidaknya mencapai 3800 Euro atau sekitar Rp 65,4 juta. Bahkan ada yang sampai memasang harga 20 ribu Euro per lembar, atau sekitar Rp 344,4 juta!

Padahal, tiket yang dijual melalui resmi UEFA cuma senilai 95 Euro atau setara Rp 1,63 juta saja. Para calo tiket jelas memanfaatkan tingginya animo suporter yang ingin menyaksikan langsung laga akbar tersebut.

Sebanyak 60 ribu orang diprediksi akan hadir di Wembley Stadium untuk menyaksikan duel panas Italia vs Inggris. Terlebih, mengingat ketatnya syarat masuk ke Inggris di tengah pandemi COVID-19, diperkirakan mayoritas penonton adalah mereka yang tinggal di Inggris.

Meski begitu, Reuters melaporkan bahwa pemerintah Inggris memberi sedikit keringanan bagi seribu suporter yang datang langsung dari Italia. Namun mereka harus datang secara rombongan menggunakan pesawat sewaan.

Perjalanan para suporter tersebut akan diatur oleh Federasi Sepakbola Italia (FIGC). Mereka juga akan disiapkan kendaraan khusus dari bandara untuk pergi ke stadion dan kembali ke bandara lagi untuk pulang.