Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Gubuk Tulis Membincang Sastra dan Doa Solidaritas untuk Palestina

Gubuk Tulis Membincang Sastra dan Doa Solidaritas untuk Palestina



Berita Baru, Malang – Sore itu hujan semakin kerap, langit petang, dan bau tanah pun menyeruak. Berdatangan para tamu dan peserta memasuki Oase Cafe & Literacy, sebuah kedai kopi literasi di Desa Merjosari, kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Baju-celana sedikit basah, tubuh-tubuh menghangatkan diri dengan kopi atau wedang uwuh.

Sembari menunggu hujan agak reda dan menanti kedatangan peserta lain yang masih malu-malu sama hujan, para tamu dan peserta diskusi gayeng menyahut-nyahuti obrolan. Mulai dari mendiskusikan atmosefer sastra, juga mendiskusikan kretek. Sebuah pemanasan sebelum diskusi buku sastra.

Tepat jam 16.00 WIB, Rabu, 15 November 2023, diskusi Bentangan Sastra Arab dan Barat dimulai. Chusnul selaku pemandu diskusi memimpin diskusi dengan mengajak semua orang berdoa untuk lancarnya diskusi, kesehatan, keselamatan, dan tentu untuk Palestina yang kini dalam bombardir Israil.

Perempuan yang juga alumni sejarah Universitas Negeri Malang (UM) itu memberikan pengantar singkatnya tentang Bentangan Sastra. Ia menganggap bahwa buku ini padat akan ilmu sastra dari berbagai refrensi. Sangat cocok sebagai penghangat perjamuan di sore itu.

Misbahus Surur, selaku penulis Bentangan Sastra Arab dan Barat yang diterbitkan Cantrik Pustaka menerangkan bahwa dirinya senang diajak diskusi bersama para pegiat sastra Kota Malang. Ia menjelaskan bahwa bukunya merupakan himpunan materi-materi sastra yang pernah ia susun untuk perkuliahan. Akan tetapi berikutnya disusun secara rapi dan lebih komprehensif sehingga penerbit pun mau menerbitkan bukunya

“Dalam buku ini, saya mencoba mengumpulkan yang berserak dari ide, catatan, atau pengalaman saya sebagai pembaca sastra, baik itu arab, barat, atau bahkan asia. Refrensi-refrensinya sebagian besar bersumber dari buku sastra yang saya miliki,” tambah lelaki asal Trenggalek dan salah satu pendiri Nggalek[dot]co itu.

Sedangkan, Achmad Tohe mengapresiasi atas terbitnya Bentangan Sastra Arab dan Barat karya Surur. Tohe mengatakan bahwa buku ini sangat padat, sangat cocok bagi pembaca pemula yang ingin mempelajari sastra secara mendalam.

Gubuk Tulis Membincang Sastra dan Doa Solidaritas untuk Palestina

“Buku ini sangat padat, bisa juga dijadikan beberapa jilid. Bahkan, ketika membincang sastra Arab saja itu bisa satu buku sendiri. Tapi, penulis mencoba membentangkan sastra dari Arab hingga Barat. Masukan saya, buku ini diberi pengantar di setiap babnya, sehingga pembaca memiliki gambaran argumentasi sebelum membaca bab demi babnya,” tegas dosen UM yang pernah belajar di Boston University, USA.

Disela diskusi, ada pembacaan puisi dari Ahmad Mustakim. Ia membacakan puisi-puisi Mahmoud Darwis, penyair Palestina, yang diterjemahkan Faizul Munir.

Gelombang kata-kata dari penyair Darwis berkumandang di Oase Cafe & Literacy. Berlanjut sesi dialog, beberap peserta antusias bertanya tentang hakikat sastra, jenis sastra, dan dikotomi sastra pinggiran sampai sastra populer.

Diskusi dan obrolan satra berlangsung kurang lebih dua jam, acara diakhiri dengan foto bersama. Acara berlangsung atas kerjasama Gubuk Tulis dan Cantrik Pustaka, serta didukung oleh Angkatsuara, Toko Buku Oase, Oase Cafe & Literacy, PBSI, hingga Beritabaru.co sebagai media partner utama.

(Muiz/Lid)