Gelombang Muare Reborn Identitas Kabupaten Kubu Raya

    Gelombang Muare Reborn
    Gelombang Muare Reborn (Hampro Kubu Raya)

    Beritabaru.co, Kubu Raya. – Dewan Kesenian Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kubu Raya berkomitmen untuk menjadikan kain motif Gelombang Muare Reborn sebagai identitas daerah. Pada lomba Tari Harmoni dan Joget Pesona yang digelar sebagai rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Kubu Raya ke-12, seluruh peserta diwajibkan untuk menggunakan motif tersebut.

    Diharuskannya menggunakan motif itu, menurut Ketua Dekranasda Kabupaten Kubu Raya, Rosalina Muda Mahendrawan, betujuan untuk memperkenalkan khazanah budaya tersebut kepada masyarakat luas, baik masyarakat Kubu Raya maupun di luar Kubu Raya, sampai di tingkat internasional. Salah satu upaya yang dilakukannya adalah dengan membuka Galeri di areal lobi Kantor Bupati yang berisi kain, tas dan sebagainya.

    “Mudah-mudah motif Kubu Raya ini semakin dikenal secara luas oleh public”. Tutur Rosalina di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (8/7).

    Motif khas tersebut, menurut Bupati Muda Mahendrawan, merupakan identitas daerah. Filosofi dasarnya, imbuhnya, bahwa akar budaya daerah harus terus di bawa dan dibanggakan, dimanapun berada.

    Berita Terkait :  Fitra Riau Minta Pemprov Optimalkan DAK Rp29 Miliar untuk Tangani COVID-19

    “Karya seni merupakan pengejawantahan budaya yang penuh keberagaman di Kubu Raya”. Tutur Bang Muda, sapaan akrab Bupati penuh gagasan tersebut.

    Ia menambahkan, selain untuk promosi dengan tujuan ekonomi, upaya massif membumikan motif Gelombang Muare Reborn itu juga untuk menciptakan kebanggaan dan rasa memiliki masyarakat terhadap daerah sendiri. [Ab. Mas]

    - Advertisement -

    Tinggalkan Balasan