Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Wisata Literasi

Gelar Wisata Literasi Nasional, Pemprov Kalbar Hadirkan Najwa Sihab

Berita Baru, Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Sutarmidji membuka Wisata Literasi Nasional 2019 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bekerja sama dengan Forum Indonesia Menulis (FIM) di ruang Pendopo Gubernur, Sabtu (7/9).

Pada kegiatan yang menghadirkan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Muh Syarif Bando, dan Duta Baca Indonesia Najwa Shihab ini, FIM sekaligus meluncurkan buku yang ditulis 1000 penulis se-Kalimantan Barat dan di tandatangani oleh Direktur FIM, Kepala Perpustakaan Nasional, Duta Baca Indonesia, Gubernur Kalbar, dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Prov. Kalbar.

Gubernur Sutarmidji mengatakan jika disesuaikan dengan indikator Desa Mandiri maka ke depan akan ada 2.031 rumah baca di Kalbar dan nanti akan di isi dengan literatur- literatur baca. Ia mengatakan jika disuruh memilih antara Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam dirinya akan memilih SDM karena menurutnya SDM itu tidak akan habis.

“Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) itu, tidak kalah pentingnya dengan membangun yang lain, Jika saya dihadapkan kepada dua pilihan, antara memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yg baik atau SDM yang baik, maka saya akan memilih SDM yang baik,” ujarnya.

Maka itu Gubernur mengajak masyarakat agar terus gemar dan membudayakan membaca di kehidupan sehari-hari. “Makanya semua taman di Pontianak ada rumah baca dan Program tahun depan ada program taman dan disetiap taman akan ada rumah baca,” tambahnya.

Pada Wisata Literasi Nasional 2019, Gubernur Sutarmidji juga menyatakan tetap fokus kepada pembangunan desa Mandiri yang juga salah satu faktornya adalah meningkatnya minat baca masyarakat dengan adanya Perpustakaan Desa dan Taman Baca di Desa.

Sementara kepada para penulis buku, Gubernur berharap tidak hanya menulis buku cerita dongeng saja tapi harus cerita yang menginspirasi orang yang membaja untuk maju.

Iapun mencontohkan untuk menulis informasi tentang buah durian, dimana dari 38 jenis durian unggul, 12 diantaranya ada di Kalimantan Barat. “Selama ini, tidak ada yang bercerita tentang durian Kalbar. Durian yang paling bagus di dunia itu, ada di Kalimantan Barat,” katanya. (MC Prov. Kalbar)