Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

ekspor nikel
Ilustrasi tambang nikel (Foto: Istimewa)

Ekspor Nikel RI Capai 123,17 Ribu Ton pada Januari 2024



Berita Baru, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan volume ekspor nikel dan barang daripadanya (HS 75) sebanyak 123,17 ribu ton dengan nilai US$496,96 juta pada Januari 2024.

“share nilai ekspor nikel terhadap nilai total ekspor nonmigas Januari 2024 sebesar 2,60 persen,” kata Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam keterangannya, Jumat (16/2/2024).

Berdasarkan data BPS, nilai ekspor nonmigas pada bulan yang sama mencapai US$19,13 miliar. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menyumbang US$0,37 miliar, sektor pertambangan sebesar Rp3,68 miliar, dan industri sektor pengolahan sebesar US$15,08 miliar.

Amalia menekankan bahwa nilai ekspor nonmigas mengalami penurunan secara bulanan, terutama pada sektor pertambangan yang turun 23,93 persen. “Utamanya disebabkan penurunan ekspor batu bara, bijih tembaga, dan bahan mineral lainnya, serta bijih seng,” ungkapnya.

Meski Indonesia masih mencatatkan neraca perdagangan surplus sebesar US$2,02 miliar pada Januari 2024, angka tersebut menurun dibanding Desember 2023 yang mencapai US$3,29 miliar. “Dengan demikian, neraca perdagangan Indonesia telah mencatatkan surplus selama 45 bulan berturut-turut sejak Mei 2020,” tambah Amalia.