Dilaunching Bupati Gresik, Posko PPKM Darurat Layani Konsultasi Gratis 24 Jam

-

Berita Baru, Gresik – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melaunching 4 Posko tim PPKM Darurat yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Launching Posko yang penanganan warga isolasi mandiri (Isoman) karena terpapar Covid-19 dan warga yang terdampak PPKM Darurat ini dipusatkan di Posko Kecamatan Kebomas, Jum’at (16/7).

Hadir dalam launching, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail, Ketua Posko Darurat Zainal Abidin, Camat Kebomas Miftachul Huda, Sekretaris Zainul, Camat Gresik Purwanto, Camat Manyar Nadlelah, dan Camat Sidayu Nuryadi.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Gresik telah menyiapkan 13 orang dokter yang bertugas di posko darurat untuk memberikan bantuan layanan konsultasi gratis via telpon selama 24 jam.

Berita Terkait :  Pimpin Apel Perdana Usai Libur Hari Raya, Bupati Gus Yani Pesan ASN Tingkatkan Pokes
Berita Terkait :  LSM di Bawean Minta Lockdown Kapal Penumpang Gresik-Bawean

“Kami akan koordinasi lebih jauh dengan pihak IDI, nanti nomer hotlinenya akan kami berikan ke masing-masing posko agar bisa diketahui masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, pendirian Posko darurat berawal dari rasa keprihatinan Pemerintah dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) masing-masing Baznas Gresik, LazisNu, LazisMu, YDSF, Nurul Hayat, Yatim Mandiri, ACT dan BMH.

“Pada minggu lalu kami mengajak teman-teman dari LAZ untuk salim membicarakan tentang keadaan masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid dimasa PPKM darurat. Lalu kami realisasikan dengan berkoordinasi untuk saling mendukung untuk mendirikan Posko,” terang Bupati Gus Yani.

Tak hanya itu, Bupati Gus Yani juga mengubah 3 mobil dinas untuk dijadikan ambulan, merekrut 3 relawan yaitu relawan Sosial, Tenaga Kesehatan dan Pemulasaran Jenazah. Tujuannya untuk memerkuat Rumah Sakit rujukan, Puskesmas dan Rumah Sakit lapangan di Gelora Joko Samudro (Gejos).

Berita Terkait :  Hilang Kendali, Mobil Pajero Tabrak Pembatas Jalan dan Terguling di Gresik

“Kami bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia Gresik dan Majelis Ulama Indonesia Gresik untuk mentraining para relawan tentang pemulasaran jenasah sesuai standart kesehatan dan syariat Islam. Insyaallah Senin sudah bisa kita salurkan ke Rumah Sakit Rujukan. Selain itu, kami juga akan melatih cara-cara evakuasi kepada satgas desa,” terangnya.

Berita Terkait :  Peringati Hari Tani, Petani Se Lamongan Turun Jalan

Lebih lanjut, Bupati meminta agar para Camat dan Kepala Desa tetap turun langsung ke masyarakat untuk mensosialisasikan protokol kesehatan dengan melarang berbagai kegiatan yang mengundang kerumunan, termasuk acara makan-makan bersama.  

Sementara koordinator Posko, Zainal Abidin menuturkan, saat ini posko dan tim sudah menyiapkan logistik sebanyak 6.100 paket sembako dan 4.000 paket obat-obatan.

“Kami selaku koordinator posko dan Lembaga Amil Zakat, juga menerima donasi dari para derwawan untuk mendukung kegiatan Posko ini. Untuk sementara kami sudah menerima bantuan dari DMI Gresik dan Ikapete Gresik,” ucapnya. 

Berita Terkait :  Diresmikan Bupati dan Wakil Bupati, Wisata Twin Lake Desa Kemangi Gresik Suguhkan Nuansa Ala Jepang

Zainal menyatakan pihaknya akan inten berkoordinasi dengan Satgas Covid-19, Kepala Desa dan Camat setempat untuk melayani warga isoman dan terdampak PPKM darurat, maupun warga isoman meninggal yang butuh pemulasaran.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU