Cabe Rawit hingga Tarif ART Penyebab Inflasi pada Maret 2021

Ilustrasi cabe rawit (Foto: Ist)

Berita Baru, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat telah terjadi inflasi mencapai 0,08 persen mom pada Maret 2021. Angka ini lebih rendah daripada inflasi pada Februari 2021 yang sebesar 0,10 persen mom.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto menyebutkan, inflasi pada Maret 2021 disumbang oleh kenaikan harga cabai rawit dengan andil 0,04 persen, bawang merah dengan andil 0,02 persen, serta daging ayam ras, bawang putih, ikan segar, ikan diawetkan, dan tarif asisten rumah tangga masing-masing 0,01 persen.

“Seperti cabai merah dengan andil pada deflasi sebesar 0,02 persen dan beras dengan andil deflasi sebesar 0,01 persen,” kata Setianto dalam konferensi video pada Kamis (1/4/2021).

Kemudian, kelompok transportasi pada bulan lalu juga tercatat mengalami deflasi sebesar 0,25 pesen mom, sehingga memberi andil pada deflasi sebesar 0,03 persen.

Salah satu komoditas yang berandil pada deflasi dalam kelompok transportasi adalah mobil yang menyumbang deflasi 0,03 persen.

Selanjutnya, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga mengalami deflasi 0,39 persen dan memberi andil pada penurunan harga secara keseluruhan sebesar 0,02 persen.

Komoditas yang mendorong deflasi pada kelompok tersebut adalah emas perhiasan yang mengalami penurunan harga, sehingga memberi andil pada deflasi sebesar 0,02 persen.

Facebook Comments
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini