Bupati Sambari Pantau Kesiapan Stadion GJS Sebagai Tempat Isolasi Pasien Covid-19

    Berita Baru, Gresik – Bupati Gresik Sambari Halim Radianto meninjau kesiapan Stadion Gelora Joko Samudro (GJS) sebagai tempat isolasi pasien Covid-19, seluruh sudut dipantau oleh orang nomer satu di kota pudak itu, termasuk instalasi cctv, kelayakan tempat tidur, hingga ruang terbuka sebagai tempat berolahraga para pasien Covid-19.

    Didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik drg. Saifudin Ghozali, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gunawan Setijadi, Bupati Sambari melihat secara langsung kesiapan Gelora Joko Samudro (GJS) yang akan digunakan selama masa isolasi berlangsung.

    “Saya ingin melihat langsung kesiapan GJS yang akan dipersiapkan sebagai tempat isolasi. Saya ingin melihat secara langsung kelayakan ruangannya, kelayakan tempat tidurnya, kesiapan logistiknya termasuk para dokter dan tenaga kesehatannya,” kata Sambari.

    Seperti diketahui, Stadion Gelora Joko Samudro (GJS) akan digunakan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19. Mengingat, jumlah rumah sakit milik pemerintah dan swasta di Gresik sudah hampir overload.

    ”Ini upaya yang kami lakukan mengingat kondisi di 15 (lima belas) rumah sakit di Kabupaten Gresik termasuk di RSUD Ibnu Sina sudah hampir overload. Satu hal yang kami inginkan, yakni kesembuhan bagi masyarakat kami. Tentu kami terus berupaya semaksimal mungkin agar dapat menekan sebaran virus Covid-19 ini,” terang Bupati.

    Berita Terkait :  Pemkab Gresik Bakal Ikuti Lomba Inovasi New Normal

    Sejauh ini, terdapat 140 tempat tidur yang sudah siap dipergunakan. Semuanya layak pakai, termasuk bed cover dan keperluan sehari-hari juga dalam kondisi baru. Sebelum dipergunakan, semua peralatan dan sarana prasarana akan disterilkan dengan disinfektan.

    Lebih lanjut, Bupati Sambari menginginkan agar dinas terkait dapat bekerja sama dengan baik dalam hal pemenuhan kebutuhan yang diperlukan selama masa isolasi karantina. Apalagi selama karantina berlangsung, Pemerintah Kabupaten Gresik juga dibantu dan bersinergi dengan IDI (Ikatan Dokter Indonesia), dan juga PPNI (Persatuan Persatuan Perawat Indonesia).

    “Saya harap kepada dinas terkait agar selalu berkoordinasi, lakukan yang terbaik sesuai dengan kewenangan masing-masing. Saya juga minta dinas terkait untuk memenuhi semua kebutuhan yang diperlukan termasuk logistik, obat-obatan, makanan dan juga keperluan sehari-hari. Semoga pandemi ini segera berakhir,” pungkas Sambari.

    - Advertisement -

    Tinggalkan Balasan