Bukan Demi Kekayaan, Ini Alasan Gibran Terjun ke Politik

    Gibran
    Gibran saat kunjungan ke RW 2, Banyuagung, Surakarta, Selasa (21/01).

    Berita Baru, Solo – Gibran Rakabuming Raka (32) melakukan kunjungan ke RW 2, Banyuagung, Surakarta, Selasa (21/01). Bertempat di rumah Mirna Hariyadi, kunjangan Gibran dihadiri sekitar 100 lebih warga.

    Ketua RT 1, RW 02, Banyuagung, Jarot Hardoyo dalam sambutannya berharap pemilik bisnis ‘Tugas Negara Bos’ itu bisa memimpin Kota Bengawan.

    “Tahun ini semoga tahun millenial. Biar muda-muda yang tampil jadi pemimpin,” ujar Jarot sambil diiringi riuhan tepuk tangan warga.

    Dialog dengan Warga

    Adapun salah satu warga bernama Sirun memberi doa dan masukan kepada putra sulung Presiden Jokowi itu. Ia berharap rekomendasi jatuh kepada Gibran.

    “Kira-kira Mas Gibran bisa nggak bikin Solo Utara ini maju, keluhannya macet, semoga ada flyover ya mas nantinya, karena mau nyebrang aja susahnya minta ampun,” ujar pria berusia 65 tahun itu.

    “Sudah ada planning flyover, terlebih sekarang ada kereta bandara tambah macet. Ini seharusnya akan jadi prioritas, sudah saya sampaikan ke Bapak (Jokowi) juga pak biar eksekusinya lebih dipercepat,” ujar Gibran.

    Yusi Damayanti (32) menanyakan motivasi Gibran mengikuti kontestasi pilkada. Sebab Yusi menilai Gibran sudah sukses membangun gurita bisnis, baik di bidang kuliner maupun di bidang lain.

    “Alasannya saya masuk politik karena sudah 10 tahun lebih di bidang swasta, jadi pengusaha. Tujuan jadi pengusaha dan politikus masih sama, karena saya ingin bermanfaat bagi orang banyak,” jelas Gibran.

    Pemilik Chilli Pari itu pun melanjutkan dirinya masuk ke politik agar dapat menciptakan kebijakan dalam membantu kemashlahatan bersama.

    “Kalau jadi pengusaha hanya bisa bantu ribuan karyawan saya, di politik harapan saya bisa bantu ratusan ribu orang. Tangan saya cuma 2, kalau jadi pengusaha ya saya cuma bantu karyawan-karyawan saya tidak bisa membantu mengatasi kebanjiran, macet, flyover, dll” lanjut Gibran menjelaskan.

    Suami Selvi Ananda itu pun kembali menekankan dirinya tidak berniat memperkaya diri lewat kontestasi pilkada.

    “Politik itu cost-nya tinggi, gak bakal balik modal. Kalau mau jadi kaya ya mending saya jadi pengusaha saja. Ya, itu cita-cita saya tetap sama, ingin membantu orang lebih banyak lagi lewat kebijakan-kebijakan,” tandasnya. [Badryanto]

    Facebook Comments
    - Advertisement -

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini