Bertajuk ‘Panjang Umur Perjuangan’, Pemuda di Gresik Rayakan Hari Pahlawan dengan Gerakan Musikalisasi dan Literasi

-

Berita Baru, Gresik – Spirit hari pahlawan masih diperingati oleh sejumlah warga dengan beragam acara. Salah satunya di Dusun Sarirejo, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Puluhan pemuda menggelar acara bertema “Panjang Umur Perjuangan”, Minggu (29/11) malam.

Para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna setempat ini mengajak seluruh elemen masyarakat di kampungnya untuk merenungkan kembali jasa para pahlawan.

“Kami ingin semua warga terlibat tanpa terkecuali karena bulan november ini merupakan momentum penting untuk menghayati kembali jasa pahlawan yang sudah berkorban untuk tanah air,” kata Ketua Karang Taruna Sarirejo, Syahrul Roziqin dengan semangat berapi-api di atas panggung.

Dijelaskan Syahrul, bahwa anak-anak muda di kampungnya itu prihatin dengan kebiasaan anak zaman now dibanding anak zaman old. Mereka tidak ingin arus globalisasi itu menggerus warisan budaya nenek moyang.

“Karena itu kami ingin mengingatkan semuanya termasuk para orang tua agar senantiasa melestarikan budaya kita melalui peringatan hari pahlawan yang kami inisiasi,” ungkapnya.

Sejak sore, ratusan warga dari berbagai kalangan ini tumplek blek di lokasi acara. Tak hanya bapak-bapak dan ibu-ibu, para remaja hingga anak-anak pun juga larut dalam acara tersebut. Diawali dengan senam aerobik, puluhan ibu-ibu tetap semangat meski sempat diguyur hujan deras.

Selain ibu-ibu, puluhan anak-anak juga antusias mengikuti lomba mewarnai, permainan tradisional dan pembacaan puisi “Tanah Airku”. Tak kalah seru, Remaja Mushola (Remus) setempat juga turut memeriahkan rangkaian acara itu dengan musik patrol, tari remo, pementasan drama serta musikalisasi sebagai refleksi perjuangan pahlawan.

Ketua pelaksana acara, Bagus Eka Nurfandi mengatakan, melalui acara ini pihaknya ingin mengedukasi anak-anak agar lebih rajin mengingat sejarah para pahlawan yang telah berjasa bagi segenap warga indonesia.

“Termasuk untuk para orang tua, agar tidak lupa mengedukasi anak-anaknya bahwa jangan sekali-kali melupakan sejarah kalau ingin bangsa kita maju,” ucapnya sambil mengutip narasi khas Bung Karno.

Selain berbagai lomba dan tampilan kesenian, acara ini diakhiri dengan berbagi bersama oleh RBU (Ruang Bebas Uang) Surabaya dengan membagikan puluhan kaos yang bebas dipilih anak-anak. Menariknya, di puncak acara ada sesi belajar bersama dengan gubugk Iiterasi surabaya.

“Kami juga bergerak untuk membuka cakrawala berpikir warga melalui literasi. Dan ini memang cita-cita Generasi Pemuda Inspiratif Sarirejo (G-PIS) agar semua warga kami terutama anak-anak, tidak hanya bermain medsos saja,” tandasnya.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments