Bamsoet Persoalkan Pemecatan 10 Ketua DPD II Di Maluku

Bambang Soesatyo
Ketua DPR RI yang juga menjabat sebagai Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar, Bambang Soesatyo.

Beritabaru.co, Jakarta. – Kabar pencopotan jabatan 10 Ketua DPD II di Provinsi Maluku mendapat reaksi keras dari Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI yang juga menjabat sebagai Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar. Dia menduga pencopatan itu terkait dengan dukungan mereka terhadap dirinya untuk maju sebagai calon Ketua Umum.

Adapun kesepuluh Ketua DPD II tersebut berasal dari Kota Ambon, Kota Tual, Buru, Buru Selatan, Seram Bagian Timur, Seram Bagian Barat, Maluku Tenggara, Maluku Tengah, Maluku Barat Daya, dan Aru.

Keputusan sewenang-wenang yang ditunjukkan oleh Pengurus DPP partai berlambang pohon beringin tersebut ia sebut sebagai sikap otoriter dan sikap tirani yang wajib diperangi oleh seluruh jajaran Partai Golkar.

“Sikap otoriter, sikap tirani ini musuh kita bersama di Partai Golkar,” kata Bamsoet, panggilan Ketua DPR RI tersebut di Komplek DPR RI, Jum’at (12/7).

Bamsoet berjanji jika terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode berikutnya akan mengembalikan jabatan 10 Ketua DPD II tersebut karena telah mendukung dirinya.

Berita Terkait :  Israel Hancurkan Paksa Bangunan ‘Ilegal’ Palestina

Di tempat terpisah, Derek Loupatty, Koordinator Badan Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (Bakumham) DPP Partai Golkar untuk Indonesia Bagian Timur, akhirnya memberikan tanggapan terhadap reaksi Bamsoet tersebut.

Menurutnya, kabar yang menyebut dirinya memerintahkan pemecatan kesepuluh Ketua DPD II di Maluku, adalah keliru. Yang benar, lanjutnya, rekomendasi penonaktifan mereka (10 Ketua DPD II_red.) merupakan hasil rapat pleno DPD I Provinsi Maluku. Selain itu, masih harus disampaikan kepada DPP untuk mendapatkan persetujuan.

“Jika Korbid PP Wilayah Timur dikabarkan memerintahkan penonaktifan, itu keliru,” tata politisi yang berdomisili di Jakarta Pusat tersebut. [Priyo Atmojo]

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan