B.J Habibie di Mata Donald Trump

B.J Habibie
(Foto : Inews.id)

Berita baru, Internasional – Kepergian presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf Habibie (B.J Habibie) turut membuat presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berduka. Baginya, presiden Habibie ia anggap sangat berjasa dalam membangun Indonesia menjadi negara demokrasi hebat di mata dunia.

“Presiden Donald J. Trump dan Ibu Negara Melania Trump turut berduka bersama rakyat Indonesia atas meninggalnya mantan Presiden B.J Habibie,” demikian pernyataan Gedung Putih yang dikirimkan Kedutaan Besar AS untuk Indonesia kepada CNNIndonesia.com, Jumat (13/9).

Dalam pernyataan tersebut, Trump mengenang bagaimana Habibie menjalankan “kepemimpinan yang luar biasa” di tengah berbagai tantangan berat setelah pengunduran diri Presiden Soeharto pada tahun 1998 silam.

“Dr. B.J Habibie menjalankan kepemimpinan yang luar biasa dalam menjaga persatuan dan tradisi pluralistik di Indonesia, serta dalam mengantar kemunculan negara ini menjadi salah satu negara demokrasi yang hebat di dunia,” tulis Gedung Putih.

 Gedung Putih kemudian menjabarkan berbagai pencapaian lain Habibie yang patut menjadi contoh luhur bagi masyarakat luas.

“Dr. Habibie, seorang insinyur yang berhasil, juga akan dikenang kontribusinya bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi Indonesia, termasuk industri penerbangan dalam negeri, suatu contoh luhur dari kreativitas dan tekad kuat masyarakat Indonesia,” tulis Gedung Putih.

Habibie mengembuskan napas terakhirnya di RSPAD Gatot Subroto pada Rabu (11/9) pukul 18.05 WIB, setelah beberapa hari menjalani perawatan. Jasad Habibie langsung dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kalibata sehari kemudian.

Berita Terkait :  Trump Ingin Arab Saudi dan Rusia Segera Menemukan Solusi Terkait Perang Minyak

Tak lama setelah kabar kepergian Habibie tersiar, Duta Besar AS untuk Indonesia, Joseph R Donovan, langsung merilis pernyataan dukacita.

“Pemerintah dan rakyat Amerika turut berdukacita atas meninggalnya mantan Presiden RI #BJHabibie. Doa kami menyertai seluruh keluarga yang ditinggalkan,” demikian pernyataan Donovan melalui akun Twitter Kedubes AS.

Sumber : CNN
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan