Alasan PKB Tak Masukkan KH Ma’ruf Amin Sebagai Dewan Syuro

KH Ma'ruf Amin
KH Ma'ruf Amin saat menghadiri acara penutupan Muktamar PKB V di Bali.

Berita Baru, Jakarta – Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi Teknologi DPP PKB, Ahmad Iman memastikan, Wakil Presiden terpilih, KH Ma’ruf Amin tidak akan menjabat sebagai Dewan Syuro DPP PKB priode 2019-2024.

Iman membeberkan alasan partai besutan Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus AMI itu tidak memasukkan KH Ma’ruf Amin di jajaran Dewan Syuro DPP PKB, pasalnya agar lebih fokus mendampingi Presiden Joko Widodo hingga 2024.

“Yah kira-kira begitu, biar fokus dampingi Jokowi,” ungkap Iman saat berbincang-bincang dengan Beritabaru.co, Senin (26/08/2019).

Iman menambahkan, alasan lain PKB tidak lagi memasukkan KH Ma’ruf, yakni dikarenakan sudah pernah menjabat Dewan Syuro DPP PKB pada priode pertama.

Sebagaimana diketahui, KH Ma’ruf Amin merupakan salah satu deklarator PKB bersama  ulama Nahdlatul Ulama lainnya. Selain menjadi anggota DPR RI dari PKB, ia juga pernah menjabat Ketua Dewan Syuro PKB pada 1998 dan Mustasyar PKB pada 2002 hingga 2007.

“Kan sudah pernah dulu, pada periode pertama (KH Ma’ruf menjadi Dewan Syuro DPP PKB),” pangkas Iman.

Berita Terkait :  Inilah Visi Presiden Jokowi Mengenai Ibu Kota Baru

Sekedar informasi, jelang Pilpres 17 April lalu, KH Ma’ruf Amin pernah menyerukan kepada warga NU yang terlanjur keluar untuk kembali ke PKB. Pasalnya, PKB merupakan satu-satunya partai politik yang secara institusional dilahirkan dari NU.

Hal itu diungkapkan saat bersilaturrahim ke markas DPP PKB beberapa saat setelah ditunjuk sebagai Cawapres mendampingi Jokowi.

“Orang NU balik ke PKB, kenapa, karena PKB adalah kendaraannya orang NU, dulu PKB dibikin untuk jadi kendaraan orang NU, oleh karena itu saya bilang, orang NU yang masih numpang di kendaraan orang, balik, ini kendaraan ada,” ungkapnya. [Badriyanto]

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan