Addie MS Dukung Program ‘Kado Lebaran untuk Guru Ngaji’ RMI-PBNU

(Foto: Okezone)

Berita Baru, Jakarta – Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang tengah melanda dunia, termasuk juga Indonesia, memberikan dampak yang cukup serius bagi masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah. Tidak terkecuali ‘Guru Ngaji’ yang merupakan profesi mulia, tapi kadang luput dari perhatian.

Untuk itu, Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI-PBNU) mengadakan program ‘Kado Lebaran untuk Guru Ngaji’ demi menjangkau para guru ngaji yang terdampak, namun belum mendapat bantuan dari pemerintah maupun swasta.

Menyambut program RMI-PBNU itu, musisi dan konduktor kenamaan Indonesia, Addie MS sangat mendukung program yang diadakan untuk menyejahterakan dan berempati kepada guru ngaji tersebut.

Dalam video berdurasi 49 detik, Addie MS mengatakan guru ngaji merupakan salah satu dari sekian yang terdampak pandemi Covid-19.

“Guru ngaji adalah salah satu yang terdampak pandemi. Walaupun mereka diam, kita perlu memikirkan mereka yang telah banyak mengajarkan kita membaca ayat-ayat suci al-Quran,” kata Addie MS.

Addie MS melanjutkan bahwa program ‘Kado Lebaran untuk Guru Ngaji’ merupakan ikhtiar yang baik dan sangat penting, terutama di tengah-tengah situasi pandemi seperti sekarang ini.

Sementara itu, Ketua RMI-BNU, KH Abdul Ghofarrozin atau akrab disapa Gus Rozin bersyukur bahwa program yang digagas RMI-PBNU mendapat sambutan positif dan hangat dari masyarakat, terutama mereka yang peduli terhadap guru ngaji.

“Kita bersyukur, program Bingkisan Lebaran Untuk Guru Ngaji ini mendapatkan sambutan yang luar biasa dari publik, dari para kiai, pengasuh pesantren dan influencer,” terang Abdul Ghaffar Rozin.

Dari pantauan Beritabaru.co di akun Instagram RMI-PBNU, sejumlah tokoh turut terlibat dalam program ‘Kado Lebaran Untuk Guru Ngaji’ ini. Mereka diantaranya adalah Gus Mus, Gus Miftah, Gus Lukman Haris Dimyati, Gus Hilmi Muhammad, Ajengan Amin Maulana, Gus Mahrus Iskandar, Gus Zaki Hadzik, Nyai Maslachatul Ammah Sholeh, serta sejumlah Kiai dan Bu Nyai lainnya.

Selain itu, sebagaimana diberitakan oleh Tempo.co, artis dangdut Inul Daratista juga mendukung program RMI-PBNU ini. Mengutip pernyataan Gus Miftah dalam video, Inul menuliskan betapa peran Kyai Kampung seperti, Mbah Rois, Mbah Modin, Mbah Kaum, Guru Diniyah sangat penting. Mereka sumua dianggap penting sebagai ujung tombak dari kegiatan keagamaan di perkampungan dan pedesaan.

“Mereka lakukan itu semua dengan keikhlasan tanpa adanya honor dan gaji yang jelas,” tulis Inul.

Berikut kriteria guru ngaji yang mendapat bantuan; 1) guru ngaji 2) bukan PNS, 3) belum mendapatkan bantuan.

- Advertisement -

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan