Ada Laporan 2 Warganya Terserang DBD, Kades di Gresik Turun Langsung Ikut Fogging

    Berita Baru, Gresik – Demam Berdarah (DBD) kerap kali menjadi wabah penyakit ketika musim penghujan tiba. Guna mengantisipasi penularan wabah itu, Pemerintah Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, turun langsung melakukan penyemprotan fogging bersama sejumlah pemuda Karang Taruna Desa setempat, Selasa (16/3).

    Tempat-tempat yang di-fogging diantaranya rumah-rumah warga dan tempat ibadah, meliputi selokan depan, dalam rumah dan selokan belakang rumah.

    Kepala Desa Gredek, Muhammad Bahrul Ghofar mengatakan, upaya ini dilakukan untuk mencegah penularan wabah penyakit DBD di Desanya. Mengingat, saat ini sudah ada 2 warganya yang telah terjangkit wabah tersebut.

    “Pemerintah desa dengan pemuda Karang Taruna melakukan kegiatan antisipasi penularan wabah DBD, dikarenakan 2 warga sudah terjangkit DBD, untuk itu kami langsung bergerak cepat mengantisipasi agar tidak semakin banyak lonjakan penularan wabah tersebut,” katanya.

    Selain melakukan fogging, lanjut Ghofar mengungkapkan, Pemdes Gredek bersama pemuda Karang Taruna mengimbau kepada warga agar selalu menjaga kebersihan lingkungannya, dengan melakukan gerakan 3M, yakni Menguras, Menutup, dan Mengubur.

    “Langkah gerakan 3M dinilai efektif dalam menekan penyebaran penyakit DBD, untuk itu kami juga mensosialisasikan kepada warga, serta menghimbau agar warga selalu menjaga kebersihan lingkunyannya,” terangnya.

    Ghofar berharap para pemuda terus peduli dengan desanya sehingga persoalan-persoalan yang ada di desa bisa segera teratasi.

    “Peran serta masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih sehingga tidak dijadikan sarang nyamuk demam berdarah sangat penting, tak terkecuali peran pemuda di desa agar setiap ada persoalan di desa segera teratasi,” pungkasnya.

    Facebook Comments
    - Advertisement -

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini