Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Setan Merah kalah 1-3 dari Arsenal (foto: Reuters)
Setan Merah kalah 1-3 dari Arsenal (foto: Reuters)

5 Catatan Penting Buat Manchester United Usai Tumbang 1-3 dari Arsenal

Berita Baru, Sepakbola – Manchester United harus menanggung malu usai dibekuk 1-3 oleh Arsenal dalam laga lanjutan Premier League 2021/2022.

Satu gol milik Setan Merah disumbang oleh Cristiano Ronaldo. Sementara itu, tiga gol milik Arsenal disepak oleh Nuno Tavares, Bukayo Saka, dan Granit Xhaka.

Kekalahan ini membuat Manchester United kian jauh dari empat besar Premier League. Kini, mereka masih menempati peringkat keenam dengan koleksi 54 poin. Sedangkan Arsenal semakin kukuh di empat besar dengan koleksi 60 poin. Di bawah Arsenal, terdapat Tottenham dengan selisih dua poin.

Pertandingan tersebut merupakan momen yang buruk bagi MU. Sebelumnya, Setan Merah harus menelan kekalahan empat gol tanpa balas dari Liverpool.

Kendati secara permainan Manchester United dalam laga tersebut lebih baik dibandingkan saat melawan Liverpool, namun belum cukup kuat dan matang dalam mengimbangi hujaman The Gunners.

Kelemahan terbesar United pada laga ini adalah menuntaskan peluang yang mereka miliki. Tumpulnya serangan Setan Merah ini harus dibayar mahal dengan kekalahan mereka.

Dilansir dai Bola.net, berikut lima catatan penting bagi Manchester United dalam laga kontra Arsenal.

1. Imbangi Penguasaan Bola

Secara permainan, Manchester United tak buruk-buruk amat pada laga kontra Arsenal. Paling tidak, mereka tampil lebih bagus dibanding pada laga kontra Liverpool lalu.

Salah satu tolok ukurnya, pada laga kontra Arsenal, United tak lagi menjadi penonton ketika lawan menguasai bola.

Pada laga kontra Arsenal, seperti dilansir Whoscored, United mencatatkan penguasaan bola sebesar 44,5 persen. Angka ini jauh lebih baik ketimbang catatan penguasaan bola mereka pada laga kontra Liverpool, yang hanya sebesar 28,4 persen.

2. Pressing Lebih Ketat

Untuk urusan pressing, pada laga ini pun, para penggawa United juga telah berbenah. Pada laga kontra Arsenal ini, mereka tak lagi banyak membiarkan pemain lawan nyaman menguasai bola.

Pada laga kontra Arsenal, menurut data Understat, para penggawa United mencatatkan Passes Allowed per Defensive Action (PPDA) sebesar 17,63. Sementara, pada laga kontra Liverpool, nilai PPDA mereka mencapai angka 30,05.

Perbedaan mencolok kedua nilai PPDA tersebut berarti para penggawa United telah berbenah, terutama dalam urusan menekan pemain lawan yang menguasai bola.

3. Ciptakan Banyak Peluang

Tak hanya dalam pertahanan, mereka juga berbenah dalam aspek penyerangan, salah satunya dalam menciptakan peluang. Pada laga ini, mereka menciptakan peluang yang lebih banyak ketimbang pada laga sebelumnya.

Pada laga kontra Arsenal, United melepaskan 14 tembakan. Sementara, pada laga kontra Liverpool mereka hanya bisa melepas dua tembakan.

Pada laga kontra Arsenal, lima dari 14 tembakan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan menyasar ke gawang The Gunners. Sementara, pada laga kontra Liverpool, hanya satu tembakan United yang mengarah ke gawang Alisson Becker.

4. Kualitas Peluang Meningkat

Tak hanya urusan kuantitas, soal kualitas serangan pun United mengalami peningkatan pada laga kontra Arsenal. Hal tersebut tampak dari nilai expected goals (xG) mereka.

Pada laga kontra Arsenal, nilai xG penggawa United mencapai 2,04. Sejatinya tak terlalu jauh dari nilai xG Arsenal yang berada di angka 2,54. Sementara, pada laga kontra Liverpool lalu, nilai xG mereka hanya berada di angka 0,11.

Nilai xG tertinggi United pada laga kontra Arsenal sebesar 0,76. Peluang ini dicetak Bruno Fernandes melalui titik penalti. Sementara, nilai xG United pada laga kontra Liverpool hanya sebesar 0,07.

5. Penyelesaian Buruk

Sayangnya, bagi United, peningkatan ini tak diimbangi dengan apiknya penyelesaian akhir mereka. Walhasil, dari 14 peluang yang dimiliki, mereka hanya mampu mencetak satu gol.

Enam dari 14 peluang United melenceng dari sasaran, termasuk dua yang menghajar tiang gawang. Sementara, tiga peluang mereka lainnya diblok oleh pemain Arsenal.

Sejatinya, peluang-peluang Setan Merah yang melenceng dari sasaran ini memiliki nilai xG besar. Nilai xG tertinggi dari peluang yang meleset tersebut dimiliki peluang Anthony Elanga pada menit ke-14. Nilai xG tembakan kaki kanan pemain asal Swedia ini ditaksir sebesar 0,34.