Yogyakarta Dihebohkan Aksi Peringatan 96 Tahun Keruntuhan Khilafah

    (Foto: @Bimagaksakti)

    Berita Baru, Yogyakarta – Pagi ini, Selasa (3/3), sekelompok pedemo yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Jogja membuat heboh publik dengan poster dan berbagai slogan yang mereka usung. Diduga, aksi demo ini merupakan peringatan 96 tahun keruntuhan daulah khilafah.

    “96 TAHUN TANPA KHILAFAH UMAT ISLAM TERTINDAS”, “SAATNYA KITA KEMBALIKAN KEMULIAAN ISLAM DENGAN DENGAN PERSATUAN UMAT ISLAM DUNIA”, begitu bunyi poster dan spanduk yang mereka bawa.

    Berbagai respon turut mengiringi aksi tersebut, mulai dari yang mendukung hingga tegas menolak.

    Bahkan tidak sedikit warganet pendukung aksi ini juga mengaitkan berbagai persoalan yang terjadi di dunia ini dengan solusi klihafah.

    “Khilafah for India, Uighur, Palestine etc…” salah satu postingan warganet dengan nama @darsiah_65.

    Sampai saat ini belum diketahui secara pasti identitas para pedemo. Apakah mereka digerakkan oleh sebuah organisasi atau individu yang berkumpul secara kolektif.

    Aksi demo sendiri sempat menjadi tranding twitter hari ini dengan tagar #KhilafahAjaranIslam #KhilafahProtectMuslim.

    Jika menilik sejarah, Turki Utsmani merupakan benteng terakhir umat Islam dalam bingkai Khilafah sebelum ‘diruntuhkan’ oleh Mustafa Kemal Ataturk pada 3 Maret 1924 silam atau 96 tahun silam.

    Berita Terkait :  Turki Mulai Pakai Mata Uang Yuan China

    Hilangnya sistem Khilafah berarti hilangnya sebuah sistem peradaban Islam yang menyatukan Dunia Islam di bawah satu kepemimpinan berlandaskan syariat Islam.

    Sebagaimana diketahui, para sejarahwan membagi sejarah Khilafah Islam menjadi empat masa: (1) Khulafaur Rasyidin (632-661 M); (2) Khilafah Bani Umayah (661-750 M); (3) Khilafah Bani Abbasiyah (750-1517 M); (4) Khilafah Utsmaniyah (1517-1924 M).

    Walhasil, Kekhilafahan Islam berlangsung kurang-lebih 13 abad. Sebuah usia yang sangat panjang untuk ukuran sebuah negara ideologis yang sangat besar.

    Wilayah kekuasaan Khilafah Islamiyah pernah meliputi hampir 2/3 bagian dunia—mencakup seluruh Timur Tengah, sebagian Afrika, dan Asia Tengah; di sebelah timur sampai ke negeri Cina; di sebelah barat sampai ke Andalusia (Spanyol), selatan Prancis, serta Eropa Timur (meliputi Hungaria, Beograd, Albania, Yunani, Rumania, Serbia, Bulgaria, serta seluruh kepulauan di Laut Tengah).

    - Advertisement -

    Tinggalkan Balasan