Telusuri Dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang, PPATK Resmi Blokir Rekening FPI

-

Berita Baru, Jakarta — Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyampaikan sudah memblokir sementara segala jenis transaksi dan aktivitas rekening milik organisasi kemasyarakatan Front Pembela Islam (FPI).

Pemblokiran tersebut dilakukan karena kepentingan pemeriksaan transaksi keuangan yang berindikasi tindak pidana pencucian uang (TPPU) atau tindak pidana lain melalui rekening FPI dan afiliasinya.

Melalui keterangan pers yang disampaikan PPATK di Jakarta, Selasa (5/1), diterangkan, bahwa pemblokiran dilakukan berdasar pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (UU TPPU) dan Undang-undang Nomor 9 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme.

Berita Terkait :  Kekerasan Terhadap Muslim di India, Wapres: Seharusnya Tidak Ada

Di sampung itu, pemblokiran tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut Surat Keputusan Bersama (SKB) enam menteri dan kepala lembaga negara tentang pelarangan segala aktivitas FPI.

Berita Terkait :  BEM Nusantara DIY Gelar Aksi Tolak Omnibus Law

“PPATK sebagai lembaga intelijen keuangan (Financial Intelligent Unit) memiliki beberapa kewenangan utama, salah satunya adalah kewenangan untuk meminta Penyedia Jasa Keuangan (PJK) menghentikan sementara seluruh atau sebagian transaksi yang diketahui atau dicurigai merupakan hasil tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 44 ayat (1) huruf i UU TPPU,” kata PPATK dalam keterangan rilisnya.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments