Berita

 Network

 Partner

Serikat Pekerja dan Buruh Terima Bansos dari Menaker
Menaker Ida Fauziah serahkan sembako kepada serikat pekerja (Foto : Istimewa)

Serikat Pekerja dan Buruh Terima Bansos dari Menaker

Berita Baru, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyerahkan bantuan sosial (bansos) kepada pekerja dan buruh yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) di wilayah Jabodetabek, Rabu (17/6).

Bansos dari Presiden Jokowi tersebut diterima secara simbolis oleh Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin (FSP LEM) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) di Rumah LEM DPP FSP LEM di Jakarta Timur.

“Ini bantuan sembako yang disalurkan dari Kemensos dan Kemnaker. Sekali lagi, ini sedikit yang bisa kami berikan. Salam dari Bapak Presiden,” kata Ida dikutip dari CNN Indonesia.

Ida merinci, bantuan tersebut berjumlah 223.213 paket dan akan diberikan kepada pekerja atau buruh lewat delapan Serikat Pekerja atau Serikat Buruh.

Berita Terkait :  Pulangkan PMI yang Stranded di Perairan Taiwan, Menaker Ingatkan Pekerja Migran Pilih P3MI yang Legal

“Sebagian paket sudah didistribusikan,” ungkapnya.

Delapan Serikat Pekerja sebagai penerima bansos, yaitu Forum Serikat Pekerja (FSP) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI), FSP RTMM (Rokok Tembakau Makanan Minuman), FSP LEM (Logam Elektronik dan Mesin), FSP FARKES (Pekerja Farmasi dan Reformasi), FSP PAR (Pariwisata), FSP BPU (Bangunan dan Pekerjaan Umum), FSP TI (Transport Indonesia), dan SP PAR YTKI (Pariwisata Yayasan Tenaga Kerja Indonesia).

Ida berharap agar perusahaan dapat mempekerjakan kembali korban PHK maupun yang dirumahkan, jika kondisi sudah memasuki era new normal akibat pandemi Covid-19.

Selanjutnya, Ida mengingatkan agar perusahaan tak abai menjalankan protokol serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) agar produktivitas berjalan secara aman dan sehat.

Berita Terkait :  Ketua MUI Jatim: Vaksin AstraZeneca Halalan dan Tayyiban

“Tentu saja, perusahaan beroperasi kembali, protokol kesehatannya harus dipenuhi. Misalnya dilakukan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh di area kerja. Selebihnya mengikuti protokol kesehatan,” pungkas Ida.