SEMA PTKIN Se-Indonesia Komitmen Kawal Isu Pendidikan dan Isu Radikalisme

-

Berita Baru, Jambi – Senat Mahasiswa PTKIN se-Indonesia menggelar Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) bertempat di UIN Sultan Thoha Saefuddin Jambi pada tanggal 6-9 April 2021 dengan tema “Peran Mahasiswa dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Melalui Strategi Pembangunan Nasional Menuju SDGS 30”.

Agenda RAKERNAS tersebut dibuka langsung oleh Rektor UIN Sultan Thoha Saefuddin Suaedi Asy’ari, dengan dihadiri oleh 40 delegasi Senat Mahisiswa (SEMA) PTKIN se-Indonesia.

Dalam sambutannya, Suaedi menyampaikan dengan adanya kegiatan RAKERNAS ini diharapkan dapat memunculkan pemimpin masa depan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia serta menghasilkan gagasan yang bermanfaat.

“Kami harap kegiatan RAKERNAS ini dapat memunculkan pemimpin masa depan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia serta menghasilkan gagasan yang bermanfaat untuk bangsa dan negara,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UIN Sultan Thoha Saefuddin Bahrul Ulum mengatakan dengan adanya kegiatan tersebut peserta dapat menghasilkan pemikiran-pemikiran dan dapat berkontribusi pada perguruan tinggi dan berkontribusi Pada negara Indonesia, serta dapat mendiskusikan isu-isu nasional yang sedang berkembang.

Ketua Panitia RAKERNAS Sabat Nase Indillah Jais mengatakan agenda Rakernas tersebut merupakan bentuk ikhtiar dalam menginplementasikan program kerja Senat Mahasiswa PTKIN serta menyambung silaturrahmi antar Pengurus Senat Mahasiswa se-Indonesia.

Lebih lanjut, Koordinator Pusat (Korpus) Senat Mahasiswa PTKIN se-Indonesia Rohmawan dalam sambutannya berharap adanya kegiatan tersebut dapat memperkuat kelembagaan SEMA PTKIN serta revitalisasi organisasi menuju Organisasi yang ideal dan optimal,

“Maksud dan tujuan dari dilaksanakannya Rakernas SEMA PTKIN Se-Indonesia ini adalah untuk penguatan kelembagaan SEMA PTKIN serta revitalisasi organisasi menuju Organisasi yang ideal dan optimal, serta mampu memberikan sumbangsih pemikiran untuk kemajuan bangsa,” ujar mahasiswa IAIN Cirebon tersebut.

“Suatu keniscyaan setiap Organisasi untuk bisa beradaptasi dalam setiap perkembangan zaman, begitupun dengan Organisasi Senat Mahasiswa PTKIN ini diharapkan mampu beradaptasi dengan segala dinamika perkembangan zaman ini. Sebab banyak sekali organisasi tingkat nasional hilang dan tergilas oleh perkembangan zaman,” imbuh Rohmawan.

Rohmawan juga menekankan bahwa nilai karakter sangat penting bagi pendidikan di Indonesia, ditakutkan karena tidak adanya pembentukan karakter dalam sekolah-sekolah, mengakibatkan kurang terbentuknya ideologi bangsa dan mengakibatkan mudah terpengaruh doktrin-doktrin intoleran yang saat ini tengah berkembang serta doktrinisasi yang ingin mencoba memecah bangsa Indonesia melalui Aksi-aksi terorisme.

“Tentunya hal ini bukan masalah yang ringan untuk dituntaskan sesegera mungkin. Namun butuh kerja keras dan gerakan yang masif. Apalagi PTKIN merupakan lembaga pendidikan dibawah kementrian agama yang seharusnya memiliki peran terdepan untuk menanggulangi dampak yang begitu besar bagi kehidupan bernegara dan agama. Seperti konsep yang di usung oleh kementrian agama perihal moderasi beragama,” tuturnya.

Oleh karena itu, Romahawan menyampaikan SEMA PTKIN Se-Indonesia mengecam dan mengutuk secara keras segala bentuk aksi terorisme dan intoleransi yang mengancam persatuan dan kesatuan dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara serta mendukung lembaga pemerintahan untuk mengawal secara masif dan membangun gerakan untuk mempersiapkan bonus demografi.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments