Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Sadio Mane Pindah ke Bundesliga, Liga Inggris Kehilangan Sosok Panutan (istimewa)
Sadio Mane Pindah ke Bundesliga, Liga Inggris Kehilangan Sosok Panutan (istimewa)

Sadio Mane Pindah ke Bundesliga, Liga Inggris Kehilangan Sosok Panutan

Berita Baru, Sepakbola – Sadio Mane telah mengakhiri kariernya di Liga Inggris. Pemain top kenamaan Senegal itu secara resmi berlabuh ke liga 1 Jerman, Bundesliga.

Sadio Mane boyong dari Liverpool musim panas ini untuk bergabung dengan Bayern Munich. Transfer senilai total 41 juta Euro menandai berakhirnya perjalanan enam musim bareng Liverpool dan delapan musim di Inggris.

Sebagai informasi, perginya Sadio Mane dari The Reds sebab pihak klub tidak mau memberikan gaji sesuai dengan apa yang diinginkannya. Di saat yang sama, lamanya Mane di Liverpool barangkali mendatangkan kebosanan sehingga ingin mencari tantangan baru.

Dengan cepat, Liverpool langsung mencari pengganti Sadio Mane. Mereka berhasil rekrut striker muda asal Benfica, Darwin Nunez.

Komentar Edourd Mendy Soal Kepergian Sadio Mane

Sadio Mane Pindah ke Bundesliga, Liga Inggris Kehilangan Sosok Panutan
Edouard Mendy sayangkan kepergian Sadio Mane dari Premier League (istimewa)

Rekan satu negara Sadio Mane, Edouard Mendy menyebut bahwa Premier League kehilangan sosok penting.

Kiper Chelsea tersebut mengatakan bahwa Mane bukan hanya pemain yang memiliki kualitas mumpuni, namun ia menjadi panutan kalangan muda.

“Saya rasa ini kehilangan besar buat Premier League, dalam hal kualitas dan seorang sosok. Kita kehilangan seseorang yang hebat dan saya berharap dia akan bisa menikmati Bundesliga,” kata Edouard Mendy.

Eduardo Mendy menyebut bahwa Mane sudah menjadi sosok panutan. Penampilannya yang sederhana dan berbeda dari pemain top lainnya, mengajarkan bahwa menjadi pemain bintang tidak harus bermewah-mewah.

“Dia juga jadi kehilangan besar karena kualitasnya, dampak yang dia berikan, juga karena buat para pemain muda, dia adalah sebuah contoh. Ketika Anda kehilangan sosok seperti ini, dampaknya bisa sangat besar,” imbuhnya dilansir Liverpool Echo.

Mane dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan tak hidup glamor seperti sebagian pesepakbola top. Ia lebih suka membangun fasilitas pendidikan dan rumah sakit di kampung halamannya, bahkan tak segan menggunakan telepon genggam lawas dengan layar retak.