Ratna Juwita Minta KKKS Jamin Keselamatan Lingkungan

-

Berita Baru, Jakarta – Anggota DPR RI Fraksi PKB, Ratna Juwita Sari mempertanyakan jaminan keamanan kawasan jalur pipa darat Minyak dan Gas (Migas).

Petanyaan itu, Ratna sampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI bersama 10 besar Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Migas, di Komplek Senayan, Jakarta, Senin (20/01).

“Saya mempertayakan program keamanan lingkungan yang dilewati jalur pipi darat, karena tahun lalu sempat ada yang mengalami kebocaran,” kata Ratna, dikutip dari laman Instagram pribadinya.

Oleh karenanya, Anggota Dewan dari Dapil Jatim IX tersebut meminta para pemangku kebijakan di KKKS untuk memiliki jaminan keselamatan lingkungan.

Selain itu, Ratna juga menanyakan strategi yang akan diambil ExxonMobil Cepu Ltd atas klaim pengelolaan cadangan minyak 823 juta barrel. Di mana pemerintah telah menargetkan priduksi 1 juta barrel per hari pada 2030 mendatang.

Berita Terkait :  Tugas Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional
Berita Terkait :  Ratna Juwita: Pagar Nusa Bagian Penting dalam Karir Politik Saya

Adapun mengenani ide pembuatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Migas, Ratna menyampaikan pihaknya tidak akan berhenti memperjuangkan supaya Pertamina EP dan ExxonMobil Cepu Ltd mendukung PT Pertamina Rosneft untuk membangun SMK Migas di Tuban.

“Sebagai bentuk pertanggungjawaban sosial yang berkelanjutan (Sustainability CSR) untuk menyiapkan SDM unggul dan maju guna menigkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar lingkungan explorasi maupun produksi,” ungkapnya.

Perlu diketahui, 10 besar KKKS yang mengikuti RDP Komisi VII DPR RI, yaitu Pertamina EP, BP Berau, ExxonMobil, Chevron, ConocoPhillps, Eni Muara Bakau, Jop P Medco, Petrochina Jabung, Medco Natuna, Pertamina Hulu Mahakam.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments