Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Andre Rosiade
Politisi Gerindra, Andre Rosiade dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI dengan Kementerian Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Senin (31/1) kemarin. (Foto: Tangkap Layar)

Politisi Gerindra, Andre Rosiade Tagih Janji Menteri Bahlil Bangun Investasi di Sumbar



Berita Baru, Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menagih Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia untuk membangun investasi di Sumatera Barat.

“Saya akan menenteng Pak Gubernur (Sumatera Barat) dan para bupatinya untuk bertemu Menteri Bahlil dan membuat proposal bersama agar investasi itu bisa terwujud di Sumatera Barat,” kata Andre Rosiade saat Rapat Kerja Komisi VI DPR RI dengan Kementerian Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Senin (31/1) kemarin.

Politisi Partai Gerindra itu menyampaikan hal tersebut lantaran adanya janji yang pernah disampaikan Menteri Bahlil pada tahun 2021 akan adanya investasi yang dilaksanakan untuk Sumbar.

“Sehingga, terlihat Presiden Joko Widodo itu presiden kita semua. Jadi ada hal yang konkret dari Pak Bahlil di kampung saya. Wajib hukumnya bagi saya untuk memperjuangkan Sumatera Barat,” ujar Andre Rosiade.

Anggota DPR RI daerah pemilihan Sumatera Barat ini menuturkan bahwa di Pulau Sumatera, khususnya Sumatera Barat terdapat banyak produksi getah karet yang membutuhkan suntikan dana.

Terlebih, ia mengungkapkan bahwa pada Kabupaten Sijunjung terdapat cadangan gas alam yang masif dan sedang membutuhkan off taker (penjamin hasil komoditas).

“Salah satu perusahaan karet terbesar di Pulau Sumatera ada di Sumatera Barat. Kebetulan Kabupaten Sijunjung Juga mempunyai cadangan gas yang besar dan belum ada off taker-nya,” ujarnya.

“Nah, untuk itu setelah koordinasi dengan gubernur dan berbagai kepala daerah di Sumatera Barat yang ada, kami ingin mengajukan investasi kepada Pak Menteri,“ harap Andre Rosiade. 

Dalam paparan Menteri Investasi/Kepala BKPM, capaian realisasi investasi per wilayah tahun 2021, Pulau Sumatera menempati peringkat kedua (Rp185,3 triliun) setelah Pulau Jawa (Rp432,8 triliun), tidak termasuk dari sektor hulu migas dan jasa keuangan.

Capaian tersebut realisasi investasi 2021 di Pulau Sumatera tersebut setara dengan 20,6 persen dari seluruh wilayah Indonesia.

Sedangkan, arahan dari Presiden Jokowi dan harapan datangnya investasi yang berkualitas, target realisasi investasi ditingkatkan dari Rp900 triliun di tahun 2021 menjadi Rp1.200 triliun di tahun 2022.