Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

KKB
Ilustrasi KKB (Foto: Istimewa)

Penanganan Konflik Papua Harus Lebih Holistik



Berita Baru, Jakarta – Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan, menyoroti pentingnya penanganan konflik di Papua, khususnya kelompok separatis teroris (KST), oleh pemerintah yang baru nantinya. Ia menekankan perlunya pendekatan holistik dan tindakan tegas untuk menghindari lebih banyak korban.

“Tantangan bagi Pemerintahan mendatang untuk melihat persoalan Papua ini lebih holistik dan berani, semakin dibiarkan ulah kelompok separatis Papua akan semakin menjadi-jadi. Pada akhirnya rakyat dan aparat Pemerintah yang menjadi korban, ancaman disintegrasi bangsa, dan hancurnya NKRI,” ungkap Syarief dalam keterangan pers di Jakarta, pada Sabtu (13/4/2024).

Syarief juga menilai langkah redefinisi KST menjadi Organisasi Papua Merdeka (OPM) adalah langkah yang tepat. Baginya, masalah di Papua tidak hanya soal keamanan, tetapi juga ancaman terhadap keutuhan nasional.

“Persoalannya kian mendesak, berbagai tragedi yang terjadi harus menjadi dasar melakukan redefinisi ketahanan nasional. Ancaman kedaulatan negara semakin pula dipertaruhkan, sementara di sisi lain situasi geopolitik regional semakin dinamis,” tambahnya.

Insiden penembakan yang menewaskan Komandan Koramil (Danramil) 1703-04/Aradide, Letda Inf Oktovianus Sogalrey, di Distrik Eladide, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, pada Kamis (11/4/2024), menjadi sorotan terbaru. Menurut Syarief, insiden tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga mengancam kedaulatan negara.

“Insiden tersebut harus menjadi titik tolak pendekatan baru terhadap diplomasi di bumi Cenderawasih tersebut,” tegasnya.