Berita

 Network

 Partner

PB PMII Gelar Vaksinasi Dosis II di UIN Syarif Hidayatullah

PB PMII Gelar Vaksinasi Dosis II di UIN Syarif Hidayatullah

Berita Baru, Jakarta – Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) terus berperan aktif dalam membantu pemerintah mewujudkan herd immunity salah satunya dengan menggelar vaksinasi dosis kedua di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Minggu (5/9).

Ketua Satgas Covid-19 PB PMII Panji Sukma Nugraha mengatakan kesuksesan vaksinasi akan membantu pemulihan ekonomi nasional. Semakin banyak yang sudah divaksin, ia meyakini dapat mendukung mobilitas masyarakat.

“Meskipun kasus Covid-19 mulai menurun sejak diberlakukannya PPKM, kami tetap berikhtiar melakukan program vaksinasi demi terwujudnya kebangkitan perekonomian nasional,” ujar Panji usai menggelar vaksinasi.

Dalam vaksinasi tersebut, PB PMII menggandeng Polri memberikan sebanyak 700 dosis vaksin Sinovac. Adapun sasarannya yakni, masyarakat dan mahasiswa yang mengikuti dosis pertama.

Berita Terkait :  JAMESTA Dapat Selamatkan Warga Terdampak Corona
PB PMII Gelar Vaksinasi Dosis II di UIN Syarif Hidayatullah

“Yang mengikuti vaksinasi pertama bukan hanya mahasiswa saja, tapi masyarakat sekitar, karena pendaftarannya waktu itu (07 Agustutus 2021) hanya menggunakan KTP,” ucapnya.

Panji menyinggung adanya pemalsuan sertifikat vaksin. Ia mengingatkan, masyarakat lebih baik mengikuti vaksin ketimbang memalsukan sertifikat vaksin.

Diketahui, Polda Metro Jaya menangkap dua tersangka yang telah membobol sistem PeduliLindungi. Dua tersangka ini memalsukan data, agar memperoleh sertifikat vaksin.

Panji menyarankan, sertifikat vaksin yang aman dapat diunduh melalui www.pedulilindungi.id. Seusai vaksin, ia menyarankan masyarakat melakukan pengecekan di peduli lindungi.

“Sertifikat vaksin saat ini memang menjadi salah satu syarat untuk beraktivitas, bekerja dan bepergian. Jadi sebaiknya sahabat yang membutuhkan sertifikat vaksin lebih baik mengikutinya, karena vaksin ini gratis,” jelasnya.

Berita Terkait :  Ini Inovasi Sensor Berbahan Kertas untuk Deteksi Cepat Covid-19