Meski dalam Kondisi Sakit, Gus Im Tetap Perhatian Terhadap Jawa Timur

Foto: Tempo

Berita Baru, Jakarta — Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes-PDTT) Abdul Halim Iskandar hadiri upacara pemakaman KH Hasyim Wahid. 

“Gus Im (sapaan akrab almarhum K.H. Hasyim Wahid) merupakan adik Gus Dur yang paling bontot. Sebagai Keluarga Pesantren Denayar, saya harus hadir,” kata Mendes-PDTT Abdul Halim Iskandar, Sabtu, (1/08).

Gus Menteri, sapaan akrab Mendes PDTT, menghadiri prosesi pemakaman Gus Im  yang digelar di Kompleks Pemakaman di Kawasan Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif di Denayar, usai agenda kunjungan di Kabupaten Pamekasan dan Sumenep.

Diketahui, Gus Im meninggal dunia di Jakarta pada hari Sabtu (1/8/). Jenazah kemudian dibawa ke Jombang untuk dimakamkan.

Setibanya di Denayar, proses pelepasan janazah Gus Im dipimpin langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Jombang Mundjijah Hasbullah.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menuturkan bahwa Gus Im belum lama ini mengirim salah seorang Dokter Ahli untuk membantu Satuan Tugas Covid-19 di bawah pimpinannya dalam menemukan vaksin Covid-19.

“Gus Im meski dalam kondisi yang kurang sehat masih mencurahkan perhatiannya untuk Jawa Timur,” kata Guberbur Khofifah.

Berita Terkait :  Hastag #GusHalimGuruDesa jadi Trending Topic di Twitter

Lebih lanjut, atas nama Gubernur Jatim, Khofifah menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Gus Im.

Sementara, pembacaan doa dipimpin oleh K.H. Imam Haramain. Setelah itu, jenazah Gus Im disalatkan di Masjid Jami. Dan kemudian dimakamkan, satu lokasi dengan KH Bisri Syansuri dan KH M Iskandar.

Malam ini, Minggu (2/08), selepas Isya kembali digelar pembacaan doa untuk Gus Im. Namun, hanya bisa diikuti oleh keluarga dan santri Ponpes dikarenakan masih dalam kondisi Covid-19.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan