Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Membaca Sentimen Ramalan Faisal Basri 'Pemerintahan Jokowi Ambruk Sebelum 2024'

Membaca Sentimen Ramalan Faisal Basri ‘Pemerintahan Jokowi Ambruk Sebelum 2024’



Berita Baru, Jakarta – Pernyataan mengejutkan yang dilontarkan ekonom Faisal Basri terkait pemerintahan Jokowi akan ambruk secara moral sebelum 2024 marak dijumpai di media sosial.

Melalui analisa Deep Learning, Evello menyimpulkan ramainya sebaran berita tersebut dikarenakan pernyataan Faisal Basri mengandung sentimen negatif cukup besar.

“Evello memberikan skor sentimen negatif untuk berita ini sebesar 52%. Hal ini lantaran adanya konflik kepentingan di dalam tubuh pemerintah,” kata Founder Evello, Dudy Rudianto kepada Beritabaru.co, Minggu (30/1).

Dudy Rudianto menyebut, Evello mendeteksi adanya dua emosi yang dominan, yaitu emosi Joy dan Disgust. “Ada yang senang dengan berita seperti ini. Ada yang jijik dengan pernyataan ini. Nilainya cukup besar, yaitu masing-masing 49%,” ungkapnya.

Evello juga mendeteksi jika pernyataan Faisal Basri berkonsep sebagai Scientific Method 88%, Government 88%, Scandal 78%, Prediction 77% dan Elite 75%.

“Meskipun demikian, analisa terhadap hierarki pernyataan Faisal Basri terdeteksi berlatar belakang Politics 92% dan Political Issues 78%,” tuturnya.

Mengingat konsep pernyataan ini adalah Prediction dengan skor sebesar 77% dan bukan merupakan fakta, evello menyarankan agar pemerintah menanggapinya dengan konsep yang sama. “Yaitu Scientific Method dan Prediction,” tukas Dudy Rudianto.

Sebagai tambahan informasi, ekonom Faisal Basri membuat pernyataan mengejutkan. Pemerintah Jokowi akan ambruk secara moral sebelum 2024. Hal ini lantaran adanya konflik kepentingan di dalam tubuh pemerintah.

Faisal menyebut saat ini situasinya sudah berada di momen yang kritis. Dia menduga tiap elemen di pemerintah tidak akan langgeng bila merasa tidak mendapatkan ‘kue’ yang sama besar.