Laba Bersih Energi Mega Persada (ENRG) Tumbuh 92 Persen Pada 2020

Berita Baru, Jakarta – Kendati mengalami penurunan pendapatan pada 2020, PT Energi Mega Persada Tbk. (EMP), membukukan penjualan bersih sebesar US$ 324,88 juta pada 2020. Realisasi itu turun 3 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 yakni US$ 334,34 juta.

Namun demikian, laba bersih tercatat naik 92 persen ke level US$ 53,66 juta. Pada 2019, emiten sektor minyak dan gas berkode saham (ENRG) ini hanya mencatatkan laba bersih sebesar US$ 28 juta. EBITDA sebesar US$ 233 juta, laba usaha sebesar US$ 111 juta. 

Direktur Keuangan EMP Edoardus Windoe mengatakan, terlepas dari harga jual migas yang mengalami penurunan, perseroan berhasil meningkatkan produksi minyak dan gas di tahun 2020. 

“Blok Malacca Strait memberikan kontribusi terhadap sebagian besar produksi minyak kami. Sementara itu, blok Bentu dan Kangen masih mendominasi produk gas EMP,” kata Edoardus dalam keterangan resmi, Rabu (7/4/2021).

Chief Communication EMP Adinda Bakrie menambahkan, sepanjang tahun 2020 kegiatan operasional perseroan cukup padat. Perseroan telah menyelesaikan pengeboran di 5 sumur pengembangan di blok Malacca Strait. 

Adinda mengatakan, hal ini dilakukan untuk meningkatkan produksi minyak dari blok tersebut. Perseroan, tambahnya, juga telah melakukan reaktivasi 1 sumur di lapangan gas Arbei di blok Gebeng pada periode yang sama. 

“Hal ini dilakukan demi memulai kembali produksi gas dari lapangan gas tersebut. Selanjutnya. Kami juga telah menyelesaikan pengeboran di 1 sumur eksplorasi dan dalam proses pengeboran 1 sumur appraisal di blok gas Buzi EPCC Mozambik, Afrika,” tandas Adinda.

Facebook Comments
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini