Kunjungi Pulau Mengare, Pasangan Niat Disambut Ribuan Warga

    Berita Baru, Gresik – Bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Gresik 2020, Fandi Ahmad Yani-Aminatun Habibah atau pasangan dengan kode politik Niat melakukan kunjungan di Tiga Desa di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Gresik.

    Kedatangan pasangan Niat bersama rombongan tim disambut ribuan warga tiga desa di Pulau Mengare, yakni Desa Watu Agung, Desa Tajung Widoro, dan Desa Kramat.

    Saat kunjungan, pasangan Niat mengawali silaturrahim dengan warga dan tokoh masyarakat se-Mengare Komplek di Desa Watu Agung. Saat itu, peserta yang hadir ratusan orang.

    Selanjutnya, pasangan Niat juga mengunjungi jam’iyyah tahlil dan dhiba’iyah di Desa Tajung Widoro. Kemudian kunjungan berlanjut dirumah H.Sirojun Munir, salah satu sesepuh dan tokoh masyarakat Desa Tajung Widoro.

    Tidak hanya itu, pasangan Niat juga menemui para nelayan di Dusun Karang Liman Selatan, Desa Kramat.

    Dalam sejumlah kunjungan ke beberapa lokasi tersebut, Gus Yani, sapaan akrabnya, menyampaikan sejumlah program yang menjadi visi misi pasangan Niat, diantaranya memajukan nelayan, memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat terdampak pelabuhan JIIPE, perlindungan tenaga kerja lokal, dan masih banyak lagi.

    Berita Terkait :  Buka Lomba MAPSI, Wabup Blora Janji Tambah Anggaran

    Didepan warga mengare, Gus Yani berjanji akan memprioritaskan tenaga kerja lokal terutama bagi warga di wilayah terdampak protek JIIPE.

    “Kunjungan kami kesini yang pertama tentu dalam rangka silaturrahim dengan seluruh warga, tokoh masyarakat serta para kiai dan sesepuh, dan kami (Pasangan Niat,red) minta doa rstu agar kami dberikan kemudahan untuk berjuang mewujudkan perubahan untuk Gresik Baru yang lebih baik, kami punya visi-misi untuk memperjuangkan memprioritaskan tenaga kerja lokal bagi masyarakat Gresik, terutama bagi warga yang langsung terdampak oleh industri,” ujar Gus Yani.

    Sementara itu, Amali, salah satu tokoh masyarakat mengare saat sambutan mengatakan, kunjungan pasangan Niat ke pulau mengare menjadi suatu kebanggaan bagi masyarakat mengare.

    “Kami sangat merasa bangga dan hormat atas kunjungan Pasangan Niat di Pulau Mengare, masyarakat mengare mempunyai keinginan pemimpin yang bisa memperjuangkan pulau mengare,” terang Amali.

    Amali menuturkan, selama ini masyarakat mengare hanya dijanjikan sejumlah program oleh pemerintah, diantaranya Infrastruktur pembangunan jalan menuju mengare, Penerangan jalan, dan Pelebaran jalan. Namun semua itu semua hingga saat ini belum ada satupun yang terlaksana.

    Berita Terkait :  Replanting Sawit di Paser Seluas 4.000 Hektar

    “Selami ini hanya dijanjikan pelebaran jalan, penerangan dan pembangunan jalan, tetapi belum ada satupun yang terlaksana, sehingga kami masyarakat Mengare menaruh harapan besar kepada Gus Yani-Ning Min agar bisa mewujudkan perubahan untuk Gresik yang lebih baik,” tandasnya.

    Kunjungan sehari penuh itu berlangsung diluar dugaan. Pasalnya, masyarakat yang hadir membludak, mereka tidak diundang dan datang dengan sendirinya. Bahkan, ibu-ibu di Pasar Tajung Widoro sejak pagi setelah shubuh sudah antusias menunggu kedatangan pasangan Niat.

    - Advertisement -

    Tinggalkan Balasan