KPK Jemput Gubernur Sulsel

Foto: i-News

Berita Baru, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengamanan pada Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah. PDIP menerangkan penangkapan Nurdin itu dilakukan di rumah.

Sementara yang lain, kata politisi PDI Perjuangan, Trimedya Pandjaitan sebagian ditangkap di restoran.

“Yang kita dengar dari kawan-kawan di Makassar, dia (Nurdin Abdullah) diambil dari rumahnya, orang-orang itu ada yang ditangkap di restoran katanya. Subuh jam 03.00 WITA waktu Makassar, dia diambil dari rumah, oleh beberapa orang KPK,” terang Trimedya ketika dihubungi Media, Sabtu (27/2).

Lanjut anggota Komisi III DPR ini, Nurdin langsung ikut tim KPK dan tidak melakukan perlawanan apapun. Sebab, Nurdin merasa bahwa dirinya tidak melakukan suatu kesalahan.

“Ya dia (Nurdin Abdullah) tidak ada melakukan perlawanan, dia mengikut, soalnya dia pikir dia tidak ada melakukan suatu kesalahan, dia ikut aja,” tuturnya.

Menurut Trimedya, Nurdin adalah salah satu kader PDIP yang punya integritas baik. Nurdin merupakan salah satu gubernur yang membangun kantor perwakilan KPK di kantornya dengan tujuan pencegahan korupsi.

“Nah, yang kedua, ini pak Gubernur ini setahu saya cukup punya integritas baik. Karena kan mungkin salah satu Gubernur yang membuat ada kantor perwakilan KPK di kantor gubernur itu dia. Jadi dalam rangka fungsi pencegahan dia lakukan itu,” pungkasnya.

Facebook Comments
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini