Berita

 Network

 Partner

PUIC
Perwakilan Parlemen RI saat menghadiri Konferensi PUIC ke-15 di Ouagadougou (foto:kemlu)

Konferensi PUIC, Indonesia Dorong Lawan Terorisme dan Konflik Dunia Islam

Berita Baru, Ouagadougou – Indonesia hadir dalam konferensi ke-15 Parliamentary Union of Islamic Countries (PUIC) di Ouagadougou, Burkina Faso yang berlangsung sejak 27 – 31 Januari 2020.

Dalam konferensi ini mempertemukan perwakilan anggota parlemen di negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Parlemen delegasi RI diwakili oleh Wakil Ketua DPR RI Bidang Politik dan Keamanan, Azis Syamsuddin dan didampingi Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen, Fadli Zon, serta beserta 5 anggota BKSAP lainnya yaitu Mardani Ali Sera, Muhammad Farhan, Luluk Nur Hamidah, Sondang Tiar Tampubolon, dan Muslim.

Pada konferensi PUIC tersebut, Wakil Ketua DPR menyampaikan pentingnya negara-negara Islam untuk bersatu dalam melawan terorisme serta konflik dunia Islam.

Berita Terkait :  Presiden Teken Perpres Nomor 33 Tahun 2020 tentang Standar Harga Satuan

“Upaya untuk melawan pelanggaran atas kedaulatan serta hak asasi manusia populasi Muslim minoritas di seluruh dunia penting”.  Ujar Azis Syamsuddin.

Konferensi itu fokus terhadap pembahasan terhadap pada kondisi yang sedang melanda masyarakat Islam di Palestina dan Xinjiang.

Seluruh anggota delegasi mendesak untuk memberikan bantuan serta menghentikan konflik di kedua tempat tersebut.

Selain itu,  Delegasi RI juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Ketua Parlemen negara tuan rumah, Burkina Faso, serta dengan Ketua Parlemen Aljazair.

Pertemuan tersebut membicarakan bagaimana Parlemen dapat berkontribusi pada peningkatan hubungan bilateral antar negara.

Delegasi RI telah menyampaikan kesiapan Indonesia untuk berinvestasi di bidang-bidang prioritas Burkina Faso dan Aljazair. Sebagai hasil dari kedua pertemuan, telah disetujui adanya exchange of MPs dan juga Grup Kerja Sama Bilateral antara Indonesia dengan kedua negara.

Berita Terkait :  Gus Halim Tekankan Pentingnya Posisi Bumdes dalam Mengembangkan Perekonomian Desa