Kominfo Ajak Mahasiswa Sukseskan Pilkada Serentak 2020

-

Berita Baru, Jakarta – Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Widodo Muktiyo mengajak mahasiswa untuk membangun masyarakat pengguna internet (netizen) yang sehat dan menyukseskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020.

“Mari kita bangun netizen yang sehat dan kita sukseskan Pilkada 2020,” kata Widodo dalam sambutannya saat menghadiri Webinar bertema Peran Mahasiswa dalam  Menyukseskan Pemilihan Serentak 2020, di Jakarta, Kamis (19/11).

Ia mengharapkan, dalam Pilkada serentak yang akan diselenggarakan pada 9 Desember 2020 mendatang, para mahasiswa menjadi penggerak perubahan yang lebih baik melalui ide dan karya yang tidak hanya di bidang sosial politik namun juga ekonomi dan kesehatan.

“Kami sangat berharap Pilkada ini mahasiswa menjadi agen perubahan penggerak perubahan dan memunculkan ide-ide yang cemerlang untuk bisa meningkatkan derajat dan martabat kita diberbagai bidang,” ujarnya.

Selain itu Ia juga meminta agar mahasiswa dapat menjaga nilai-nilai luhur kepribadian bangsa seperti kejujuran, gotong royong, berempati serta sebagai penerus bangsa di era digitalisasi 4.0, memiliki visi misi yang jauh kedepan agar menjadikan bangsa yang maju dan besar di dunia.

“Sebagai mahasiswa penerus bangsa ini mampu meberikan visi yang jauh kedepan.  Saya inginkan bangsa ini punya visi satu abad Indonesia merdeka menjadi bangsa 5 besar di dunia dan tidak lagi dianggap terbelakang karena ditopang dengan generasi mudanya. Kita punya keberuntungan anak muda yang banyak dan itu harus kita tangkap untuk bisa produktif menopang kemajuan bangsa,” jelasnya.

Tidak lupa Widodo berpesan agar mahasiswa juga dalam melaksanakan pemilihan kepala daerah dengan menerapkan standar protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 dengan melakukan 3 M yakni, Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

“Kita punya pesan utama, supaya yakin mau memilih tapi tetap sehat yaitu pemilih sehat. Secara individu melaksanakan 3 M di TPS, targetnya pemilih mengerti dan cerdas yaitu anak muda lagi (mahasiswa) yang punya aksesibilitas tinggi,” sebutnya.

Ia mengingatkan agar menjaga pemilhan kepala daerah agar berjalan damai. Jangan hanya karena berbeda pilihan kemudian menjadi perpecahan.

“Jangan hanya karena berbeda pilihan kemudian menjadi keretakan masyarakat. Kohesifnes sosial tetap harus kita jaga,” tegasnya.

Di tengah pandemi Covid-19 ini Widodo juga mengajak, mahasiswa dapat membangun kesadaran literasi digital dalam memanfaatkan perkembangan teknologi dimana menjadikan peluang dalam berbisnis berkreasi dan seterusnya.

“Mari kita gunakan untuk kegiatan yang produktif, kalau produktifnya  mahasiswa tentunya belajar, berkereasi, berbinsis dan seterusnya. Tidak ada salahnya mahasiswa sambil berbisnis melalui HP. Kami pun di pemerintah menggerakkan bangga buatan indonesia, Intinya adalah bagaimana kita saling mengkonsumsi dan menggunakan produk Indonesia. Inilah saatnya Covid-19 Kita harus bangkit membangun gotong royong untuk Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments