Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

iNews

Kelemahan Para Iblis dalam Anime Demon Slayer Selain Sinar Matahari dan Pedang Nichirin



Berita Baru, Anime – Sejak episode pertama season pertama anime Demon Slayer, para penggemar langsung disajikan senjata utama para pembasmi iblis yakni pedang Nichirin yang menjadi salah satu kelemahan para iblis. Pedang nichirin di tempa di puncak tertinggi yang paling dekat dengan matahari, dan terbuat dari biji yang paling kuat sehingga mempan digunakan untuk membunuh iblis. Selain itu, para iblis selalu bergentayangan di malam hari karena mereka takut dengan sinar matahari.

Namun selain pedang nichirin dan sinar matahari, para iblis di Demon Slayer memiliki kelemahan lain yakni sisi kemanusiaannya yang masih ada betapapun brutalnya mereka sebagai iblis. Para iblis pernah menjalani kehidupan sebagai manusia yang memiliki obsesi dan keinginan. Sisa-sisa kehidupannya di masa lalu merekalah yang kemudian menjadi kelemahan besar para iblis.

Kelemahan Para Iblis dalam Anime Demon Slayer Selain Sinar Matahari dan Pedang Nichirin
Sumber: duniaku

Pada Season 3 episode 7 arc Swordsmith Village, iblis Gyokko pergi menuju gudang misterius dimana Haganezuka berada. Ketika Gyokko masuk, dia melihat Haganezuka tengah asyik menempa pedang warisan Yoriichi yang telah berusia 300 tahun untuk kemudian diberikan ke Tanjiro. Keasyikan Haganezuka membuat Gyokko murka karena Ia merasa tak dianggap kehadirannya. Haganezuka tetap fokus memperbaiki pedang dan mengabaikan Gyokko.

Namun kemarahan Gyokko tidak saja karena Ia merasa kehadirannya tidak dianggap namun juga karena Ia yang sama-sama mencintai dunia seni merasa cemburu dengan bakat dan dedikasi Haganezuka dalam membuat pedang. Gyokko marah namun apa yang hendak Ia hancurkan bukan saja pedangnya namun dedikasi artistik milik Haganezuka yang mengganggunya. Dengan demikian Gyokko masih terikat dengan dirinya di masa lalu saat menjadi manusia.

Kelemahan Para Iblis dalam Anime Demon Slayer Selain Sinar Matahari dan Pedang Nichirin
Sumber: GenSINDO

Hal yang sama juga dialami oleh para iblis lainnya. Mereka menjadi iblis karena sisi kemanusiaannya belum selesai. Dan justru disitulah kelemahannya. Inilah kenapa Tanjiro selalu menghormati para iblis yang telah mati dengan memberikan penghormatan terakhir kepada mereka meski mereka adalah iblis. Hal tersebut dilakukan Tanjiro misalnya ketika Ia berhasil membunuh keluarga iblis Rui di season sebelumnya.