Kapan Kita Mulai Kehilangan Motivasi untuk Mencoba Hal Baru?

-

Berita Baru , Norwegia – Riset menunjukan, Individu mulai merasa kehilangan motivasi mereka pada usia 54 tahun. Hal ini ketika kita semakin sulit untuk memotivasi diri sendiri untuk meninggalkan zona nyaman dan mencoba hal-hal baru.

Dilansir dari Dailymail.co.uk, seorang ahli dari Norwegia menyurvei sebanyak 917 orang berusia 14–77 tahun. Mereka mencari tahu bagaimana hubungan antara gairah, ketabahan, dan pola pikir positif individu yang berubah seiring bertambahnya usia.

Peneliti menemukan bahwa, gairah dan ketabahan sangat terkait di awal kehidupan manusia, terutama di antara anak laki-laki. Seperti rasa motivasi anak-anak yang berusaha keras untuk mencapai impian mereka.

Namun, ternyata kecenderungan ini memudar seiring bertambahnya usia individu.

“Gairah seseorang yang mengendalikan tujuan mereka, mengenai apa yang dituju dan yang ingin dicapai”, kata penulis makalah dan psikolog Hermundur Sigmundsson dari Universitas Sains dan Teknologi Norwegia di Trondheim, pada Kamis (29/10).

“ Ketabahan menggerakan kekuatan motivasi, seberapa banyak upaya tersebut yang individu lakukan untuk mencapai sesuatu,” lanjutnya.

Korelasi antara kedua faktor tersebut (gairah dan ketabahan) adalah kunci bagi seseorang untuk menjadi benar-benar ahli dalam sesuatu, imbuh peneliti.

Individu yang benar-benar bersemangat bersedia bekerja paling keras untuk menjadi yang terbaik. Dan ini biasanya terjadi pada pria ketimbang wanita.

Prof Sigmundsson mengatakan, bahwa pola pikir positif memungkinkan orang untuk percaya bahwa mereka benar-benar akan menguasai apa yang mereka sukai.

Dia menjelaskan bahwa dorongan dan pola pikir positif menunjukkan pola yang serupa dan semuanya terhubung dengan segalanya disaat individu masih muda.

Namun, menurut penliti, korelasi ini memudar seiring bertambahnya usia individu.

“Korelasi secara tetap, cenderung stabil dari usia 14 hingga 53 tahun. Tetapi begitu Anda mencapai usia diatas 50-an, terjadi pergeseran kolerasi”, kata Profesor Sigmundsson.

“ Hubungan antara gairah dan ketabahan menjadi hampir tidak ada. Secara teori, dibutuhkan lebih banyak bagi individu berusia diatas 50 untuk benar-benar melakukan sesuatu yang baru “

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka (individu usia senja) jarang terpaku pada sesuatu, kecuali mereka menemukan sesuatu yang benar-benar mereka minati.

“Artinya, lebih sulit untuk memobilisasi ketabahan dan kemauan mereka, bahkan jika mereka memiliki hasrat pun. Atau mereka mungkin memiliki ketabahan dan kemauan tetapi tidak begitu bersemangat tentang hal tersebut,” tambah Profesor Sigmundsson.

Korelasi antara ketabahan dan pola pikir yang benar, akan berkurang dengan bertambahnya usia. Tekad dan keyakinan bahwa kita menjadi lebih baik tidak lagi terkait erat di usia senja.

Saran dari sang Professor adalah untuk menemukan aktivitas dan minat yang bermakna yang dapat Anda tindak lanjuti dengan ketabahan dan kemauan keras.

“ Sangat penting untuk memulai percikan semanga, berapa pun Anda usianya. Anda hanya harus secara aktif mencari apa yang Anda sukai jika Anda belum melakukannya dan belum menemukannya”

“Tidak ada jalan pintas untuk hal ini. “Lakukan atau Tinggalkan” adalah rumusnya, dan ini sejalan dengan ilmu neuropsikologi juga” tambah Professor.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments