Jepang Masih Berjuang, Setelah Topan Faxai Hantam Chiba

Badai Faxai

Berita Baru, Internasional – Masyarakat di Jepang, masih berjuang untuk membenahi atap rumah yang hancur dan puing-puing rumah, setelah Topan Faxai dengan kekuatan mencapai 216 km/jam, menerjang Chiba, Jepang, pada (08/09/2019).

Jepang telah mendirikan tempat pengungsian sementara di total 33 lokasi, tetapi banyak masyarakat yang memilih keluar di tempat pengungsian dan tinggal di tempat lain.

Tumpukan puing-puing, termasuk sampah, terlihat di sisi jalan di distrik Iwaifukuro di kota Kyonan, salah satu dari beberapa lokasi yang mengalami kerusakan parah akibat topan Faxai.

Pemerintah Jepang telah mengirim total 136 anggota kebersihan ke delapan kota, untuk membantu pengelolaan tempat pembuangan sementara, dalam pengumpulan dan pengangkutan puing-puing.

“Karena beberapa kota tidak memiliki pengalaman dalam menangani puing-puing bencana, maka kita perlu banyak anggota untuk menangani masalah ini,” kata seorang pejabat Chiba.

Dalam laporan yang diterima dari pemerintah Chiba, Topan Faxai telah merusak total sekitar 12.000 bangunan tempat tinggal.

Seorang pria berusia 75 tahun di Iwaifukuro melihat rumahnya banjir dan atapnya hancur, dan meninggalkan banyak puing-puing berserakan di rumahnya. 

Berita Terkait :  Presiden Dorong Pencegahan Bencana Dengan Pendekatan Ekologis

“Dengan bantuan kerabat, puing-puing itu akhirnya berhasil dibersihkan dan dibawa ke lokasi pembuangan,” kata Iwaifukuro.

Hingga kini, sekitar 3.100 rumah masih tanpa listrik, sementara sekitar 1.100 rumah tidak memiliki air bersih. Sedangkan sekitar 100 orang, masih tinggal di tempat pengungsian.

Sumber : The Japan Times
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan