Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Ida Fauziyah: BLK Jangan Menambah Pengangguran Baru
Ida Fauziyah saat pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) di Balai Latihan Kerja (BLK) Ternate, Jumat (5/3).

Ida Fauziyah: BLK Jangan Menambah Pengangguran Baru



Berita Baru, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengingatkan bahwa program Balai Latihan Kerja (BLK) yang dilakukan Kemnaker agar tidak menambah pengangguran baru.

Hal tersebut disampaikan Ida saat pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) di Balai Latihan Kerja (BLK) Ternate, Jumat (5/3).

“Saya tegaskan bahwa BLK harus dapat menjawab kebutuhan tenaga kerja di dunia usaha dan dunia industri. Jika BLK hanya melahirkan pengangguran baru, maka BLK tutup saja, karena tidak ada gunanya,” tutur Ida.

Oleh karena itu, Ida menegaskan, pengelola BLK harus segera melakukan program transformasi BLK. Mulai dari reformasi kelembagaan, redesain pelatihan, revolusi SDM, revitalisasi fasilitas dan sarpras, rebranding, dan pengembangan relationship.

“Agar terjadi link and match, BLK harus menjadi titik kumpul para pelaku usaha agar pelatihan yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan industri dan dunia usaha (DUDI), dan agar alumni pelatihan dapat langsung terserap ke pasar kerja,” jelasnya.

“Saya kira di Maluku Utara ini memiliki banyak sumber daya yang akan menarik investasi baru yang pada akhirnya akan menciptakan lapangan kerja baru,” imbuhnya.

Ida mengajak masyarakat berkolabirasi untuk menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dalam mengentaskan pengangguran di Indonesia,

“Yuk kita kolaborasi, baik pemerintah dan swasta untuk siapkan SDM kompeten! SDM Maluku Utara harus menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri,” jelas Ida.

Ida berpesan, BLK harus menjadi rumah bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi dan rumah bagi pelaku DUDI untuk mendapatkan SDM yang berkompeten

“Selamat berlatih anak-anakku. Gunakan waktu dan kesempatan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kompetensi kalian,” pungkasnya.