Berita

 Network

 Partner

Final Liga Champions akan Digelar di Amerika Serikat
Foto: UEFA

Final Liga Champions akan Digelar di Amerika Serikat

Berita Baru, Sepak Bola – UEFA menginginkan final Liga Champions digelar di Amerika Serikat (AS). Otoritas sepak bola tertinggi di Benua Biru tersebut berencana melebarkan sayapnya ke Negeri Paman Sam.

Diketahui, wacana itu sebenarnya sudah dicetuskan pertama kali oleh Aleksander Ceferin tahun 2016, tak lama setelah dirinya terpilih sebagai Presiden UEFA. Namun tampaknya rencana baru bisa berjalan pada 2025 mendatang.

Musim ini UEFA sudah memilih Istanbul menjadi tuan rumah final Liga Champions. Kemudian St Petersburg (2022), Munich (2023), dan Wembley (2024). Setelahnya UEFA memiliki rencana untuk menggelar laga pamungkas di New York.

“Saya pikir itu (final di AS), mungkin sebuah ide di masa depan. Tetapi kami harus membicarakannya,” tutur Ceferin dilansir dari The Sun, Kamis (25/2).

Berita Terkait :  Spekulasi UEFA Champions League: Lisbon Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah

“Pergi dari Portugal ke Azerbaijan misalnya hampir sama dengan pergi ke New York. Jadi para penggemar, itu (datang ke AS) tidak akan jadi masalah,” tambahnya.

Menggelar final di AS bukanlah satu-satunya wacana daru UEFA. Bahkan mereka juga berkeinginan mengubah format dengan menambah jumlah tim peserta dari semula 32 menjadi 36.

Dan fase grup akan dihapus. Setiap tim hanya akan bertanding 10 kali melawan tim unggulan selama babak penyisihan. Format ini dinamai Sistem Swiss.

Hingga kini UEFA masih berupaya agar Liga Champions format baru bisa mendapat sponsor dengan nilai lebih tinggi. Menarik untuk ditunggu bagaimana nasib liga yang sangat bergengsi di Benua Biru ini.

Berita Terkait :  Ramai-Ramai Menolak European Super League