Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

FDK UIN Sunan Kalijaga Teken MoU dengan China University of Geosciences

FDK UIN Sunan Kalijaga Teken MoU dengan China University of Geosciences



Berita Baru, Jakarta – Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menandatangani nota kesepahaman dengan International Education College, China University of Geosciences, China pada Rabu (12/10/2023).

Kesepakatan ini mencakup berbagai aspek kerjasama, termasuk pertukaran mahasiswa dan staf, kerjasama dalam program akademik, partisipasi dalam seminar dan pertemuan akademik, pertukaran materi akademik, serta program jangka pendek dan akademik khusus.

Penandatanganan nota kesepahaman ini diinisiasi oleh Dekan FDK, Marhumah, dan dijalankan oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Pajar Hatma Indra Jaya. Kerjasama ini diharapkan dapat membuka peluang baru dalam bidang pendidikan internasional, termasuk pengalaman pembelajaran lintas negara.

Marhumah, Dekan FDK UIN Sunan Kalijaga, menyambut baik kerjasama ini dan berharap dapat melaksanakannya dalam waktu dekat. Ia berharap kerjasama ini akan memungkinkan pertukaran mahasiswa antara kedua institusi, dengan mahasiswa China yang akan belajar di UIN Sunan Kalijaga, dan sebaliknya.

“Program pertukaran mahasiswa dan kerjasama internasional menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik itu dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa. Ini adalah langkah penting dalam mempersiapkan generasi muda untuk tantangan global,” katanya kepada Beritabaru.co, Jumat (13/10/2023).

Gan Yiqun, Dekan International Education College, China University of Geosciences, menyambut hangat kerjasama ini dan mengungkapkan apresiasinya. Ia berharap kerjasama ini akan mendukung pertukaran budaya akademik, kolaborasi penelitian, dan publikasi hasil penelitian.

Lebih lanjut, Wakil Dekan Prof. Dr. Feng Xu merencanakan kunjungan balasan yang akan dilaksanakan pada bulan Desember 2023 untuk menindaklanjuti kerjasama ini.

“Kerjasama internasional ini menjadi langkah yang signifikan dalam memperkaya pengalaman akademik, pembelajaran lintas budaya, dan penelitian bersama antara kedua institusi,” tuturnya.