Exxon Mobil Cepu Limited Gelar Bimbingan Pengembangan Lembaga Non Formal

-

Berita Baru, Tuban – Sebagai rangkaian dari program peningkatan kualitas pendidikan non formal di Kabupaten Tuban tahun 2020, Exxon Mobil Cepu Limited gelar program pemberdayaan masyarakat. Program yang dilaksanakan bekerjasama dengan Yayasan Syarikat Masyarakat Mandiri (SRIKANDI) ini dilaksanakan di gedung Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) Sabilun Najah Sumurjalak Plumpang, Kamis (19/11).

Acara tersebut dihadiri perwakilan dari delapan desa dampingan; Desa Mentoro, Desa Sokosari, Desa Bangunrejo Kecamatan Soko, Desa Punggulrejo, Desa Campurejo Kecamatan Rengel, Desa Sumurjalak, Kecamatan Plumpang, Desa Glodog, dan Desa Karangagung Kecamatan Palang.

Program peningkatan kualitas pendidikan non formal tahun 2020 ini diharapkan menjadi pilot project dengan tujuan meningkatkan kualitas kelembagaan, baik dari sisi administrasi maupun manajemen lembaga TPQ kususnya.

“Implementasinya dalam progran ini meliputi assesment kebutuhan lembaga, pendampingan dan pemberian bantuan fasilitas pendidikan. Seperti kelengkapan administrasi, dan sarana pembelajaran TPQ,” tutur Ketua Yayasan SRIKANDI, Ahmad Tasyhudi.

Lebih lanjut Tasyhudi menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu ikhtiar untuk mendorong kemajuam lembaga non formal yang ada di Kabupaten Tuban.

“Dengan adanya bantuan yang nantinya diterima TPQ bisa mensupport untuk melangkah lebih maju dan meningkatkan kualitas pendidikan TPQ,” lanjutnya.

Sementara itu, PGA EMCL Exxon Mobil Rifqi Ramadhan menjelaskan, saat ini pihaknya tengah fokus dalam pengembanga tiga pilar pembangunan, yaitu pendidikan, kesehatan dan ekononomi. Namun demikian, ia menekan, pada kesempatan ini akan lebih fokus pada sektor pendidikan.

“Total hari ini ada 13 lembaga  TPQ di 8 desa yang ada di Kabupaten Tuban. Harapan kami program ini bisa memberi manfaat bagi seluruh masyarakat Tuban,” tutur Rifqi.

Senada, PD Pontren Kemenag Tuban Abdul Karim menambahkan, kegiatan semacam ini harus terus dikembangkan. Ia berharap ada keberlanjutan dan pengawalan program agar lebih bisa memberi manfaat.

“Kegiatan ini penting untuk ditindaklanjuti dan evaluasi. Adanya semacam kerjasama permanen dari perusahaan untuk pengembangan SDM bagi lembaga,” terangnya.

Abdul Karim juga berharap melalui program ini dapat terjalin kerjasama yang baik dalam meningkatkan pendidikan TPQ. “Harapanya, tidak hanya 13 lembaga TPQ, tetapi bisa ke lembaga-lembaga yang lainnya,” jelas Karim.

Mewakili beberapa desa yang terlibat, Kepala Desa Sumurjalak Jinawan memberikan apresiasi. Ia berharap, nantinya program tersebut dapat meningkatkan kualitas pendidikan TPQ.

“Dengan adanya bantuan yang nantinya diterima TPQ bisa mensupport untuk melangkah lebih maju dan meningkatkan kualitas pendidikan TPQ,” harap Jinawan.

Adapun Musthofa, salah satu Kepala TPQ, menaruh harapan yang besar terhadap program Bimbingan Pengembangan Lembaga Non Formal ini.

“Program ini bagus dan saya berharap kegiatan semacam ini bisa di lanjutkan untuk memfasilitasi dan melibatkan TPQ secara luas,” harapnya. (*)

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments